Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pencarian Dana Pembinaan Lemot, Pengurus Cabor di Jombang Terpaksa Jual HP hingga Gadaikan Motor

Wenny Rosalina • Sabtu, 12 Agustus 2023 | 15:13 WIB

 

Ilustrasi dana pembinaan KONI
Ilustrasi dana pembinaan KONI

JOMBANG – Lambatnya pencairan dana pembinaan cabang olahraga (cabor) membuat para pelatih kelimpungan mencari dana talangan.

Sejumlah ketua cabor bahkan rela menjual HP hingga menggadaikan BPKB sepeda motor untuk biayai operasional.

’’Pengurus betul-betul habis-habisan, ada yang menggadaikan BPKB motor, ada yang jual HP,’’ kata salah satu pengurus cabor, kemarin.

Uang itu digunakan untuk menggelar latihan, uji tanding keluar, hingga memenuhi nutrisi atlet. Ini karena porprov semakin dekat, sedangkan dana pembinaan tak kunjung cair.

’’Kegiatan olahraga jalan terus, sedangkan dana belum ada, jadi jalan satu-satunya cari talangan,’’ jelasnya.

Suryanto, ketua cabang muaythai tak menampik jika dirinya cukup kesulitan untuk memenuhi kebutuhan persiapan porprov.

Ia berupaya keras agar atlet tetap latihan dan mendapatkan nutrisi yang baik. Meski ia harus kelimpungan cari talangan.

’’Ya pinjam sana-sini, biar kegiatan tetap jalan, atlet tetap latihan meski kondisi keuangan cabor sangat minim,’’ jelasnya.

Muaythai tahun ini dapat Rp 12 juta. Itu sangat kurang dibandingkan dengan yang ia keluarkan. Namun, karena sudah cinta, dia rela melakukan segala upaya demi pembinaan tetap jalan.

’’Yang namanya sudah cinta, apapun dilakukan. Ada atau tidaknya uang pembinaan tetap latihan. Ya di syukuri saja masih dapat dana pembinaan meski nilainya minim,’’ bebernya.

Agus Budi Hartono, sekretaris KONI Jombang, mengatakan, dana pembinaan untuk 40 cabor sudah dicairkan mulai Kamis (10/8). ’’Kita prioritaskan untuk cabor yang ikut porprov dulu,’’ katanya.

Dana P-APBD diperkirakan cair akhir September. Namun, karena persiapan mepet, KONI mencairkan terlebih dahulu dana pembinaan cabor.

’’Uang pembinaan belum cair, baru nanti akhir September. Sementara melihat urgentnya kebutuhan atlet, maka kita talangi dulu,’’ jelasnya.

Dana pembinaan cabor dicairkan 100 persen. ’’Kita cairkan penuh 100 persen dari jatah yang diterima,’’ tegasnya. (wen/jif/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#Porprov Jatim #Jombang #jual hp #Dana pembinaan #cabor #gadaikan motor