JOMBANG – Hamid meraih medali emas bulutangkis ganda putra pada Porseni Jatim di Jombang 24-26 Juli. Siswa kelas 8 MTsN 13 Jombang di Sembung Perak ini berlatih keras untuk persiapan Porseni. ’
’Saya latihan teknik badminton dengan keras, juga latihan fisik,’’ ucapnya. Atlet asal Palembang Sumatera Selatan ini mulai menyukai bulutangkis sejak usia delapan tahun, kelas 2 SD.
Mulanya, dia sering diajak sang ayah untuk ikut bermain bulutangkis. ’’Dulu pas kecil sering diajak ayah ikut bulutangkis, jadi lama kelamaan saya juga suka,’’ kata putra pasangan Muhammad dan Winda Sri Wahyuni yang juga suka berenang ini.
Ia ingin menjadi pemain badminton internasional. Makanya rajin mengikuti kejuaraan. ’’Mudah-mudahan nanti di Porseni nasional juga bisa juara,’’ harapnya.
Porseni kemarin menurutnya sangat berkesan. Saat final, pada set kedua, ia dan pasangannya berupaya keras mengejar ketertinggalan dengan semangat. ’’Alhamdulillah akhirnya berhasil membalikkan keadaan,’’ jelasnya.
Hamid telah meraih sejumlah prestasi. Diantaranya, juara 1 Palembang Cup 2018. Juara 1 Palembang Open se-Sumatera Selatan 2018. Serta juara 1 Blitar Bumi Bung Karno 2023.
MTsN 13 Jombang menjadi salah satu madrasah dengan jumlah siswa terbanyak yang juara di Porseni. Ada empat siswa yang juara di bulutangkis. Itu tak lepas dari peran kepala madrasah.
Kepala MTsN 13 Jombang, Moch Syuaib, selalu melakukan tes psikologi bagi siswa baru. Guna memetakan bakat dan minat siswa.
’’Bakat dan minat itu kemudian kami wadahi. Kami bina melalui ekstrakurikuler, dan kami beri motivasi untuk terus berprestasi,’’ tegasnya. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW