’’Venue yang di Jombang, sembilan cabor ditambah sepak bola, untuk venue babak penyisihan,’’ kata Bambang Nurwijanto, kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jombang, kemarin.
Awalnya, meski ditunjuk sebagai tuan rumah porprov, Jombang tetap harus mengikuti pra porprov sepak bola. Hanya tuan rumah sepak bola yang mendapatkan tiket langsung porprov.
Namun, Sidoarjo tidak siap menjadi tuan rumah penyisihan sepak bola. Jombang kemudian ditunjuk sebagai tuan rumah babak penyisihan. Final sepak bola tetap akan dilaksanakan di Sidoarjo.
Rapat koordinasi antara KONI, cabor, dan Disporapar Jombang kemarin membicarakan tentang sarana prasarana yang dibutuhkan. Termasuk meja, kursi, juga ring untuk cabor tinju. ’’Yang sudah dipastikan ring tinju, dapat dari provinsi. Jadi kami tidak perlu menyiapkan. Untuk yang lain kami masih menunggu kejelasan,’’ urainya.
Sementara untuk paralayang, hasil rapat terakhir dengan empat daerah tuan rumah akan ditempatkan di Nganjuk. Hanya saja hingga hari ini Bambang belum bisa menjelaskan, bagaimana kelanjutan rencana tersebut. ’’Kalau dipaksakan di Jombang, kami tidak sanggup. Tidak ada venue yang representatif. Kami juga tidak mengusulkan, tapi tiba-tiba ditunjuk,’’ tegasnya. (wen/jif/riz) Editor : Achmad RW