Ajakan demo muncul pertama kali melalui akun instagram @jomberstudentboys. Demo akan dilakukan Minggu (18/9) mulai pukul 09.00, titik kumpul di Alun-Alun Jombang. ’’Itu bagian dari Jomber yang ingin menyuarakan keinginan,’’ kata Yoppy Suhartono, koordinator Jomber wilayah kota, kemarin.
Ia mengaku, hingga Jumat (16/9) belum menerima koordinasi dari anggota Jomber yang lain terkait demo tersebut. ’’Saya juga baru tahu informasi itu dari teman-teman, saya juga tidak kenal siapa orang yang ada dalam video tersebut,’’ jelasnya.
Ia menegaskan, Jomber wilayah kota tidak ikut dalam demo itu. Namun ia akan melakukan pemantauan. ’’Kalau banyak yang ikut, nanti kita akan backup dengan masa yang lebih banyak lagi di lain hari,’’ tegasnya.
Sementara itu, koordinator Jomber wilayah barat, Bayu Anggara, juga mengaku tak tahu rencana aksi tersebut. Ia juga mengaku tak kenal, siapa yang ada dalam video ajakan demo. ’’Kalau dari namanya sepertinya pelajar, cuma saya tidak tahu itu siapa,’’ bebernya.
Ia juga tak tahu siapa admin instagram yang menyebarkan ajakan demo. Demo akan menuntut agar PSID ikut Liga 3 tahun ini. Menagih janji bupati yang jelang pilkada 2018 menyatakan akan mendukung PSID. Mereka juga akan menuntut pembangunan tribun di Stadion Merdeka Jombang. (wen/jif/riz) Editor : Achmad RW