BRI Raih Penghargaan Women on the Move 2026, Perkuat Pemberdayaan Perempuan

Achmad RW • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 08:46 WIB
Upaya BRI melakukan pemberdayaan perempuan diganjar penghargaan women on the move 2026
Upaya BRI melakukan pemberdayaan perempuan diganjar penghargaan women on the move 2026

LOMBOK, RadarJombang.id – Upaya BRI memperluas akses keuangan sekaligus mendorong perempuan mengembangkan usaha mendapat apresiasi dalam ajang Bloomberg Technoz Women on the Move (WOTM) 2026.

BRI meraih penghargaan Advancing Women’s Economic Empowerment yang digelar di Sudamala Resort Senggigi, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (12/9).

Penghargaan tersebut diberikan atas upaya BRI mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan, termasuk melalui dukungan kepada pengusaha UMKM agar mampu mengembangkan usaha dan naik kelas.

Baca Juga: Inspiratif! Cerita Mantri BRI Menembus Pegunungan Setia Dampingi Warga Garut Selatan

Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari mengatakan, pemberdayaan perempuan menjadi bagian dari strategi BRI memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi.

“Pemberdayaan perempuan bukan sekadar inisiatif sosial, tetapi bagian dari strategi membangun resiliensi ekonomi nasional,” ujar Viviana.

Salah satu implementasinya dilakukan melalui ekosistem Holding Ultra Mikro (UMi), yang mengintegrasikan BRI, Pegadaian, dan PNM.

Baca Juga: Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid, BRI Raih 4 Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026

Melalui PNM Mekaar, ekosistem tersebut secara khusus membuka akses pembiayaan dan pemberdayaan bagi perempuan dari segmen prasejahtera.

Hingga akhir triwulan II 2026, Holding UMi telah melayani 33,8 juta debitur aktif serta mengelola lebih dari 166 juta rekening simpanan mikro.

Dari ekosistem tersebut, sekitar 2,3 juta debitur telah naik kelas, mencerminkan perluasan akses masyarakat menuju layanan dan pembiayaan yang lebih besar.

Menurut Viviana, dukungan bagi perempuan tidak berhenti pada pemberian akses modal.

BRI juga mendorong peningkatan kapasitas agar pelaku UMKM perempuan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

“Kami merancang ekosistem yang tidak hanya menyediakan akses permodalan, tetapi juga membangun kapabilitas agar pengusaha UMKM perempuan terus berkembang dan naik kelas,” katanya.

Pemberdayaan perempuan juga terlihat dari lingkungan kerja BRI. Hingga triwulan II 2026, pekerja perempuan mencapai 43,3 persen dari total pekerja BRI.

Sementara pada jajaran Board of Directors, keterwakilan perempuan mencapai 23 persen.

Baca Juga: BRI inFrame 2026 Kembali Digelar, Ajak Publik Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan

Viviana mengatakan, BRI ke depan akan terus membuka kesempatan bagi perempuan untuk mengambil peran strategis, baik sebagai pelaku usaha maupun bagian dari kepemimpinan perusahaan.

“Bagi kami, keberagaman bukan hanya soal representasi, tetapi juga bagaimana perspektif yang beragam ikut mendorong kinerja dan pertumbuhan BRI,” pungkas Viviana. (*/riz)

Editor : Achmad RW
women on the move 2026 pemberdayaan perempuan penghargaan BRI