BRI inFrame 2026 Kembali Digelar, Ajak Publik Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan

Achmad RW • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 11:01 WIB
BRI in Frame 2026
BRI in Frame 2026

JAKARTA, RadarJombang.id – BRI kembali mengajak masyarakat merekam geliat ekonomi kerakyatan Indonesia melalui fotografi.

Memasuki penyelenggaraan kedua, BRI inFrame 2026 resmi dimulai pada 14 September dengan mengusung tema “Potret Ekonomi Kerakyatan”.

Kompetisi fotografi tersebut terbuka bagi jurnalis, masyarakat umum, dan Insan BRILiaN.

Baca Juga: Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid, BRI Raih 4 Penghargaan Fortune Indonesia 100 2026

Lewat karya foto, peserta diajak menangkap aktivitas ekonomi masyarakat dari berbagai sudut, mulai usaha ultra mikro dan UMKM hingga kehidupan masyarakat pesisir.

Tema besar tersebut dibagi menjadi tiga subtema. Pertama, Geliat Ultra Mikro & UMKM yang mengangkat aktivitas produktif pelaku usaha.

Kedua, Inklusi dan Digitalisasi Keuangan yang merekam perubahan akses dan pemanfaatan layanan keuangan oleh masyarakat.

Baca Juga: Genjot Peluang Investasi, BRI Gandeng PT Syailendra Hadirkan Sharia Wealth Forum 2026

Sementara subtema ketiga, Ekonomi Pesisir, mengangkat kehidupan dan aktivitas produktif masyarakat yang menggantungkan perekonomian dari potensi wilayah pesisir.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, ekonomi kerakyatan memiliki banyak cerita yang berlangsung setiap hari di tengah masyarakat. Cerita tersebut dinilai perlu direkam dari perspektif yang dekat dan manusiawi.

“Melalui BRI inFrame 2026, kami ingin mengajak masyarakat melihat lebih dekat sekaligus mengabadikan cerita-cerita ekonomi kerakyatan melalui fotografi,” ujar Dhanny.

Menurutnya, fotografi tidak hanya mampu merekam sebuah peristiwa, tetapi juga menangkap proses, perjuangan, perubahan, dan optimisme masyarakat dalam membangun kehidupan.

Karena itu, BRI inFrame 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi. BRI juga menjadikannya sebagai ruang dokumentasi untuk memperlihatkan bagaimana ekonomi kerakyatan tumbuh di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui subtema Geliat Ultra Mikro & UMKM, misalnya, peserta dapat mengabadikan aktivitas pelaku usaha yang menjadi bagian dari penggerak ekonomi masyarakat.

Sedangkan subtema Inklusi dan Digitalisasi Keuangan dapat menggambarkan perubahan cara masyarakat mengakses serta memanfaatkan layanan keuangan.

Baca Juga: Lewat Holding Ultra Mikro BRI, Sulam Kasab Asra Bertahan hingga Buka Penghasilan bagi Warga

Adapun Ekonomi Pesisir memberikan ruang bagi peserta untuk mengangkat aktivitas masyarakat yang bertumpu pada potensi wilayah pesisir, lengkap dengan kehidupan dan dinamika ekonominya.

“Setiap daerah memiliki cerita dan karakter ekonomi yang berbeda. Kami ingin melihat ekonomi kerakyatan dari sebanyak mungkin perspektif,” kata Dhanny.

BRI inFrame pertama kali digelar pada 2024. Tahun ini, kompetisi kembali dibuka sebagai ruang bagi jurnalis, masyarakat, dan Insan BRILiaN untuk mendokumentasikan wajah ekonomi kerakyatan melalui karya visual.

Baca Juga: Lewat Holding Ultra Mikro BRI, Sulam Kasab Asra Bertahan hingga Buka Penghasilan bagi Warga

Informasi mengenai ketentuan, kategori, dan mekanisme pendaftaran BRI inFrame 2026 dapat diakses melalui laman bit.ly/lombafotoBRI2026.

Editor : Achmad RW
lomba fotografi in frame 2026 Ekonomi Kerakyatan BRI