Menyeberang Laut dari Ambon ke Banda Neira, Vio Jemput Nasabah Ultra Mikro dari Rumah ke Rumah

Achmad RW • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 09:16 WIB
AO PNM yang layani nasabah hingga pelosok
AO PNM yang layani nasabah hingga pelosok

BANDA NEIRA, RadarJombang.id – Menjangkau nasabah di wilayah kepulauan membuat Violend Trintje Ory harus menempuh perjalanan laut hingga berjalan kaki dari rumah ke rumah.

Perempuan 23 itu ditugaskan dari Ambon untuk membuka Unit Banda, unit pertama PNM di Banda Neira, Maluku Tengah.

Dari mes tempat tinggalnya, Vio menempuh perjalanan sekitar 45 menit untuk mendatangi kelompok nasabah yang didampinginya.

Baca Juga: BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta, Upaya Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah

Tak semua akses bisa dilalui kendaraan. Bersama rekan-rekannya, ia harus menyeberang laut dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki untuk menjangkau wilayah tertentu.

Tantangan pertama Vio bukan hanya soal medan. Saat PNM mulai masuk, sebagian masyarakat Banda Neira belum mengenal layanan tersebut.

Karena itu, Vio bersama tim memilih mendatangi warga secara langsung untuk mengenalkan program PNM Mekaar sekaligus membangun kepercayaan.

Baca Juga: Kisah AO PNM Mekaar Tembus Medan Berat Sebatik Demi Dampingi Perempuan Pengusaha Rumput Laut

“Awal kami masuk, mereka ragu. Kami tidak memaksakan. Kami rangkul yang percaya sama kami untuk proses ke depan,” ujar Vio.

Pendekatan tersebut dilakukan secara perlahan. Vio tak hanya berkomunikasi dengan calon nasabah, tetapi juga berusaha memahami kondisi keluarga mereka.

 Dari rumah ke rumah, informasi mengenai PNM kemudian menyebar melalui warga yang sudah bergabung.

Keterbatasan transportasi di wilayah seberang juga tak menghentikan pendampingan.

Ketika sepeda motor belum dapat digunakan, berjalan kaki menjadi pilihan agar aktivitas bertemu nasabah tetap berjalan.

Bagi Vio, tugas sebagai Account Officer (AO) PNM Mekaar bukan sekadar mencari dan mendampingi nasabah.

Ia juga melihat langsung perubahan yang terjadi setelah para ibu memperoleh akses modal usaha.

Baca Juga: PT PNM Gelar Temu Usaha Nasabah Mekaar, Literasi untuk Perempuan Ultra Mikro

Salah satu pengalaman yang paling membekas datang dari seorang nasabah yang sebelumnya bekerja sebagai asisten rumah tangga.

Setelah memperoleh modal, nasabah tersebut memilih berhenti bekerja dan mulai berjualan kebutuhan sehari-hari dari rumah.

Sebelumnya, pekerjaan sebagai ART membuatnya harus bekerja dari pagi hingga sore sehingga waktu bersama keluarga terbatas.

Baca Juga: BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Bangun Ekosistem Olahraga

Setelah memiliki usaha sendiri, ia bisa tetap memperoleh penghasilan sekaligus lebih dekat dengan keluarganya.

“Saya merasa bersyukur, karena saya jadi penyalur berkat,” kata Vio.

Pengalaman tersebut membuat Vio melihat pendampingan usaha sebagai bagian dari proses yang lebih besar.

Akses pembiayaan menjadi pintu awal, sementara kehadiran tenaga pemasar membantu masyarakat memahami dan memanfaatkan akses tersebut sesuai kebutuhan.

Kehadiran PNM di Banda Neira juga menjadi bagian dari perluasan ekosistem Holding Ultra Mikro (UMi) yang mengintegrasikan BRI, Pegadaian, dan PNM sejak 2021.

Ekosistem tersebut menghubungkan akses pembiayaan, simpanan, transaksi, hingga pemberdayaan dan pendampingan usaha.

Hingga akhir triwulan II 2026, Holding UMi telah melayani 33,8 juta debitur aktif dan mengelola lebih dari 166 juta rekening simpanan mikro.

Baca Juga: BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Bangun Ekosistem Olahraga

Sinergi tiga entitas tersebut juga telah mendorong sekitar 2,3 juta debitur naik kelas.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, kekuatan Holding UMi tidak hanya terlihat dari skala ekosistem, tetapi juga dari kehadiran tenaga pemasar di tengah masyarakat.

“Di balik besarnya ekosistem Holding UMi, terdapat 74 ribu tenaga pemasar yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ujar Dhanny.

Baca Juga: Kisah Mawiyah, IRT di Sepaku Kalimantan Timur yang Berhasil Perbaiki Ekonomi Keluarga Berkat BRI

Menurutnya, para tenaga pemasar menjadi penghubung antara layanan keuangan dan pelaku usaha hingga tingkat komunitas, sekaligus membantu membangun kepercayaan dan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berkembang. (*/riz)

Editor : Achmad RW
AOE PNM Nasabah BRI