Cerita Kepala Unit BRI Lewati Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal Demi Dampingi UMKM Naik Kelas

Achmad RW • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 16:59 WIB
 Jalan berlumpur dan minim sinyal tak menyurutkan langkah M A Hasibuan menemui nasabahnya
Jalan berlumpur dan minim sinyal tak menyurutkan langkah M A Hasibuan menemui nasabahnya

LABUHANBATU, RadarJombang.id  – Jalan berlumpur dan minim sinyal tak menyurutkan langkah M A Hasibuan menemui nasabahnya.

Sebagai Kepala Unit BRI Sigambal, Branch Office BRI Rantau Prapat, Sumatera Utara, ia rutin turun langsung mendampingi pelaku UMKM.

Hampir dua tahun menjalankan tugas, Hasibuan tak hanya menawarkan akses pembiayaan. Ia melihat langsung perkembangan usaha, mendengar kendala nasabah, sekaligus memberikan edukasi pengelolaan keuangan dan layanan perbankan.

Baca Juga: DPK BRI Tembus Rp 1.580 Triliun, Dana Murah Makin Dominan

“Menjadi Kepala Unit BRI bukan sekadar profesi, melainkan sebuah kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan kehidupan masyarakat,” ujar Hasibuan.

Menurutnya, kondisi usaha nasabah tidak selalu dapat dilihat dari dokumen pengajuan pembiayaan. Karena itu, kunjungan langsung menjadi cara untuk memahami kebutuhan mereka secara lebih utuh.

Pendampingan tersebut turut mendorong sejumlah nasabah KUR meningkatkan skala usaha hingga beralih menggunakan kredit komersial.

Baca Juga: Dukung Arahan Presiden Prabowo, BRI Siap Perluas Akses Rekening hingga Pelosok Negeri

Bagi Hasibuan, perkembangan itu menjadi bukti usaha kecil bisa tumbuh dengan akses dan dukungan yang tepat.

“Ketika melihat nasabah yang awalnya usaha kecil kemudian berkembang dan mampu meningkatkan skala usahanya, tentu ada rasa bangga. Artinya, apa yang kita lakukan bersama memberikan hasil,” katanya.

Hasibuan juga mendorong nasabah memanfaatkan layanan digital seperti BRImo, QRIS, dan BRILink Agen untuk mempermudah transaksi dan mendukung aktivitas usaha.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, kehadiran insan BRI di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi.

“Yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat mendapatkan pendampingan dan solusi yang sesuai dengan kebutuhannya,” ujar Dhanny.

Menurutnya, dukungan kepada UMKM tidak berhenti pada pembiayaan, tetapi juga mencakup literasi keuangan dan pemanfaatan layanan digital agar usaha nasabah dapat terus berkembang. (*/riz)

Editor : Achmad RW
Kepala Unit BRI Rantau Prapat sumatera utara perjuangan