Gus Ipul Tinjau Lokasi Registrasi Muktamirin, Panitia Pasang 100 CCTV di Area Muktamar

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:31 WIB
TINJAU: Ketua Panitia Pusat Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf meninjau langsung kesiapan lokasi registrasi peserta di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Selasa (25/8).
TINJAU: Ketua Panitia Pusat Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf meninjau langsung kesiapan lokasi registrasi peserta di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Selasa (25/8).

 

RADARJOMBANG.id – Persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) terus dimatangkan. 

 

Salah satunya terkait registrasi dan pengawasan peserta yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital.

 

Ketua Panitia Pusat Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meninjau langsung kesiapan lokasi registrasi peserta di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Selasa (25/8).

Baca Juga: DPT Muktamar NU ke-35 Rampung, 33 Wilayah Gagal Lolos Verifikasi

Dalam pelaksanaan Muktamar kali ini, panitia menyiapkan lebih dari 100 kamera pengawas yang tersebar di berbagai titik. 

 

Seluruh kamera tersebut terhubung dengan command center untuk memantau kondisi di sekitar arena Muktamar.

 

Pengawasan tidak hanya dilakukan di lokasi persidangan. 

 

Kamera juga dipasang di area akomodasi, tempat konsumsi, hingga sejumlah ruas jalan di sekitar arena Muktamar.

 

"Santri tapi paham teknologi, sehingga dari tempat ini kita bisa mengetahui semua yang terjadi di arena Muktamar," ujar Gus Ipul.

 

Selain pengawasan, command center juga dilengkapi sistem pelaporan dan tindak lanjut.

Baca Juga: Catat! 287 Sekolah di Jombang Diputuskan Belajar Daring Selama Muktamar NU, Ini Wilayahnya

Setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat dicatat dan langsung ditentukan petugas yang bertanggung jawab untuk menanganinya.

 

Teknologi serupa diterapkan dalam proses registrasi peserta. 

 

Data peserta telah disiapkan dan diverifikasi sebelum mereka datang ke lokasi Muktamar.

 

Dengan sistem tersebut, panitia dapat memastikan identitas peserta yang telah ditetapkan secara resmi sekaligus memantau proses pendaftaran secara lebih ketat.

 

"Jadi tidak ada yang bisa main-main. Setiap pendaftaran kelihatan, sudah terekam semua," katanya.

 

Gus Ipul menyebut penerapan teknologi tersebut menjadi salah satu terobosan baru dalam penyelenggaraan Muktamar.

 

Keberadaan command center diharapkan mampu mempercepat pelayanan sekaligus memudahkan panitia menangani persoalan yang muncul selama kegiatan.

 

"Ini hal yang baru yang patut kita syukuri. 

 

Mudah-mudahan dengan adanya command center seperti ini, memudahkan layanan, cepat mengatasi masalah, dan sekaligus segera bisa mencarikan jalan keluar," ujarnya.

 

Di sisi lain, panitia juga terus meningkatkan kesiapan sumber daya manusia. 

 

Petugas yang akan memberikan pelayanan kepada peserta telah mengikuti bimbingan teknis dan mulai menjalani simulasi.

 

Seluruh persiapan tersebut dilakukan agar peserta Muktamar mendapatkan pelayanan maksimal selama berada di Jombang.

Editor : Anggi Fridianto
Muktamar NU Jombang registrasi muktamar gus ipul pbnu