JAKARTA, RadarJombang.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mencatatkan prestasi di sektor sistem pembayaran. BRI memborong delapan penghargaan pada ajang PRIMA Awards 2026 yang digelar Jaringan PRIMA bersama Majalah Infobank di Mulia Resort Nusa Dua, Bali, 6 Agustus 2026.
Delapan penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kinerja BRI dalam menghadirkan layanan transaksi elektronik dan sistem pembayaran yang menjangkau berbagai kebutuhan nasabah.
Penghargaan yang diraih BRI seluruhnya mencakup kategori Diamond Awards, yakni Best Acquiring Bank All Features, Best Acquiring Bank ATM, Best Acquiring Digital Payment Channels, Best Issuing Bank All Features, Best Issuing Bank ATM, The Highest Transaction in Digital Channels, dan Best Issuing Digital Payment Channels. BRI juga meraih penghargaan Best Claim Rate QRIS.
Baca Juga: BRI Peduli Berdayakan PMI di Taiwan, Bekali Keterampilan Wirausaha hingga Beautypreneur
Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi mengatakan, capaian tersebut menjadi pengakuan terhadap konsistensi BRI dalam menjaga kualitas layanan transaksi digital di tengah perkembangan sistem pembayaran yang semakin pesat.
"Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen BRI dalam menghadirkan layanan pembayaran digital yang aman, andal, dan mudah diakses oleh masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat infrastruktur teknologi, mengembangkan inovasi layanan, serta memperluas ekosistem pembayaran digital guna memberikan pengalaman transaksi terbaik bagi nasabah," ujar Saladin.
Penguatan layanan tersebut didukung jaringan e-channel BRI yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Beri Kejutan! BRI Pertemukan PMI Asal Indonesia dengan Sang Ibu di Taiwan, Begini Kisahnya
Hingga akhir Juli 2026, BRI memiliki lebih dari 621 ribu e-channel yang terdiri atas lebih dari 9 ribu ATM, lebih dari 330 ribu EDC Merchant, lebih dari 273 ribu EDC BRILink, lebih dari 9 ribu Cash Recycling Machine (CRM), serta 54 e-Buzz.
Jaringan tersebut menjadi bagian dari strategi BRI dalam memperluas akses transaksi, baik melalui kanal konvensional maupun digital.
Dengan jaringan yang luas, masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan transaksi BRI di tengah semakin tingginya kebutuhan terhadap layanan pembayaran yang cepat dan praktis.
Saladin menegaskan, penghargaan yang diraih bukan menjadi tujuan akhir pengembangan layanan digital BRI.
Menurutnya, yang lebih penting adalah memastikan inovasi yang dihadirkan benar-benar memberikan manfaat bagi nasabah.
"Pada akhirnya, yang paling penting bagi BRI bukan hanya menghadirkan inovasi, tetapi memastikan setiap layanan yang kami sediakan benar-benar memberikan kemudahan, kenyamanan, dan nilai tambah bagi nasabah. Kepercayaan yang terus diberikan oleh masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas layanan tersebut," pungkasnya. (*/riz)