Terjang Ombak, Mantri BRI Susuri 34 Desa di 7 Pulau Maluku Utara

Achmad RW • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:22 WIB
Perjuangan Mantri BRI terjang ombak untuk berikan layanan prima.kepada nasabah
Perjuangan Mantri BRI terjang ombak untuk berikan layanan prima.kepada nasabah

TERNATE, RadarJombang.id – Ombak dan angin kencang tak selalu menjadi alasan bagi Wiranto Jumran untuk menunda perjalanan.

Mantri BRI Unit Bacan, Kantor Cabang Ternate itu harus menembus perairan hingga jalur terjal untuk memastikan layanan perbankan tetap menjangkau masyarakat di kepulauan Maluku Utara.

Wiranto membina ratusan debitur yang tersebar di 34 desa pada tujuh pulau.

Baca Juga: BRI Peduli Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum di NTT, Direksi Turun Langsung Pantau Penanganan Pascagempa

Mayoritas nasabahnya merupakan nelayan, petani, dan pedagang kecil yang memanfaatkan layanan BRI untuk mengembangkan usaha.

Dalam menjalankan tugasnya, Wiranto juga melayani masyarakat melalui Teras BRI Kapal Bahtera Seva II, layanan perbankan terapung yang menjangkau pulau-pulau kecil dan kawasan pesisir dengan akses terbatas terhadap layanan keuangan formal.

“Saya ingin berkarier di BRI karena ingin terus belajar dan menambah pengalaman di dunia bisnis. Hal yang paling berkesan adalah melihat masyarakat di berbagai pulau menyambut kedatangan Teras BRI Kapal dengan antusias,” ujar Wiranto.

Baca Juga: Dari Jayapura, Kerajinan Papua Tembus Australia hingga AS Berkat Pelatihan Ekspor BRI Peduli

Menurutnya, kehadiran layanan perbankan yang lebih dekat membuat masyarakat tidak harus menempuh perjalanan jauh untuk memenuhi kebutuhan transaksi maupun pembiayaan.

Keseharian Wiranto pun diisi dengan mengunjungi desa-desa binaan. Selain melayani kebutuhan simpanan dan pinjaman, ia turut mengenalkan berbagai produk BRI yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Bagi Wiranto, perkembangan usaha nasabah menjadi salah satu hal yang membuat pekerjaannya terasa berarti. Terlebih, pembiayaan yang diberikan banyak digunakan untuk mendukung usaha nelayan, petani, hingga pedagang kecil.

Namun, medan yang harus dilalui tidak selalu mudah. Ketika Teras BRI Kapal Bahtera Seva II tidak bisa merapat karena ombak tinggi atau angin kencang, Wiranto dan tim harus melanjutkan perjalanan menggunakan perahu karet.

Setibanya di daratan, perjalanan belum selesai. Mereka masih harus melewati jalan menanjak dan terjal untuk mencapai desa tujuan.

“Bagi saya, tugas sebagai Mantri BRI adalah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Pengalaman melayani masyarakat di wilayah kepulauan mengajarkan saya untuk selalu memberikan layanan dengan setulus hati dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya.

Wiranto menyadari masih banyak masyarakat di wilayah kepulauan yang harus menempuh perjalanan cukup panjang untuk mendapatkan layanan perbankan.

Baca Juga: Cerita Mantri BRI Dampingi Pelaku Usaha Cianjur Selatan, Terjang Jalan Terjal dan Kabut

Karena itu, ia ingin memastikan kehadiran BRI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, pengalaman Wiranto menjadi gambaran komitmen BRI dalam memperluas akses layanan keuangan hingga wilayah dengan tantangan geografis.

“Di balik setiap perjalanan yang ditempuh para pekerja BRI, terdapat semangat untuk memastikan masyarakat di berbagai wilayah memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses layanan keuangan,” kata Dhanny.

Baca Juga: 81 Tahun Indonesia Merdeka, Ini 8 Kontribusi Nyata BRI untuk Negeri

Menurutnya, kehadiran BRI di tengah masyarakat tidak berhenti pada layanan perbankan.

Akses tersebut juga diharapkan membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan.

“Bagi BRI, kehadiran di tengah masyarakat bukan sekadar menghadirkan layanan perbankan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkembang,” pungkasnya. (*/riz)

Editor : Achmad RW
Terjang ombak Nasabah Layanan Mantri BRI