Antisipasi Ribuan Peserta Muktamar ke-35 NU, LK PBNU Siapkan Posko Kesehatan di Area Muktamar Hingga Rest Area Tol Arah Jombang

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:54 WIB
MUSYAWARAH: Koordinator Bidang Kesehatan Panitia Muktamar ke-35 NU, DR. dr HM Zulfikar As
MUSYAWARAH: Koordinator Bidang Kesehatan Panitia Muktamar ke-35 NU, DR. dr HM Zulfikar As'ad memimpin rapat di Aula Yayasan PPBU Tambakberas, kemarin (4/8).  
 

JOMBANG – Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menyiapkan sejumlah langkah antisipasi kesehatan menjelang pelaksanaan muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, 27–31 Agustus mendatang.

Selain membuka posko kesehatan 24 jam di area muktamar, panitia juga menyiapkan layanan kesehatan di sejumlah rest area tol menuju Jombang.

Ketua Bidang Kesehatan Panitia Muktamar NU ke-35 Dr. dr. HM Zulfikar As’ad MMR mengatakan, aspek kesehatan menjadi perhatian penting mengingat ribuan peserta dari berbagai daerah diperkirakan hadir dalam forum tertinggi organisasi tersebut.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Ufik itu, para peserta perlu mempersiapkan kondisi fisik sejak sebelum keberangkatan.

Terlebih, cuaca musim kemarau di Jombang ditandai suhu panas pada siang hari dan udara cukup dingin pada malam hari.

“Pada siang hari lebih baik menggunakan pakaian berkain tipis karena cuacanya panas.

Baca Juga: Muktamirin Wajib Tahu! Ini Rekomendasi 6 Kuliner Legendaris di Jombang, Catat Lokasi dan Jam Bukanya

Sedangkan pada malam hari udaranya bisa terasa sangat dingin,” ujarnya.

Peserta yang memiliki riwayat penyakit tertentu juga diminta membawa obat pribadi yang rutin dikonsumsi.

Langkah itu dinilai penting agar kondisi kesehatan tetap terkontrol selama mengikuti rangkaian kegiatan muktamar yang berlangsung hampir sepekan, termasuk perjalanan menuju dan dari Jombang.

Untuk mendukung pelayanan kesehatan, panitia menyiapkan tiga posko kesehatan yang beroperasi selama 24 jam.

Posko tersebut ditempatkan di kampus Universitas KH Wahab Hasbullah (Unwaha), MTsN 3 Jombang, dan MAN 3 Jombang.

Menurut Gus Ufik, keberadaan posko kesehatan di sejumlah titik strategis akan mempermudah peserta mendapatkan pemeriksaan maupun pertolongan medis apabila mengalami gangguan kesehatan selama pelaksanaan muktamar.

Selain itu, panitia juga mengingatkan peserta terhadap tingginya paparan debu selama musim kemarau.

Kondisi tersebut berpotensi memicu iritasi saluran pernapasan hingga infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), terutama bagi peserta yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

Karena itu, peserta dianjurkan membawa serta menggunakan masker saat berada di lingkungan dengan paparan debu tinggi.

Di samping itu, dehidrasi juga menjadi risiko yang perlu diantisipasi akibat aktivitas padat di tengah cuaca panas.

“Peserta dianjurkan mengonsumsi air secara cukup dan teratur serta tidak menunggu sampai merasa sangat haus,” katanya.

Tak hanya di area utama muktamar, panitia juga menyiapkan sejumlah pos kesehatan di rest area tol yang mengarah ke Jombang.

Layanan tersebut akan didukung tim kesehatan dari Lembaga Kesehatan PWNU dan PCNU yang saat ini masih dalam tahap koordinasi.

Gus Ufik menambahkan, pelayanan kesehatan selama muktamar akan melibatkan berbagai profesi kesehatan Nahdliyin.

Mulai dokter, mahasiswa kedokteran, perawat, apoteker, terapis pijat hingga akupresur.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU di Jombang, Tujuh Ruko dan Dua Fasum Akan Dibongkar untuk Akses Venue Pembukaan

Dukungan juga datang dari berbagai badan otonom NU, termasuk Banser Husada.

“Alhamdulillah kami juga selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang serta berbagai rumah sakit milik pemerintah maupun swasta, terutama rumah sakit ARSINU,” pungkasnya.

Editor : Anggi Fridianto
Tambakberas Jombang Muktamar NU 2026 Posko Kesehatan Muktamar LK PBNU Koordinator Bidang Kesehatan Panitia Muktamar