Muktamar Ke-35 NU Tambakberas Gerakkan Ekonomi, Kaus hingga Suvenir Mulai Diproduksi Massal

Moch. Chariris • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 13:43 WIB
MANDIRI: Karyawan sablon kaus berdesain muktamar asal Kota Mojokerto mengerjakan stok yang akan dijual pada pelaksanaan Muktamar NU di PPBU Tambakberas, Jombang.
TANGKAP PELUANG: Pelaku usaha kreatif sablon kaus asal Kota Mojokerto mulai mengerjakan stok dagangan yang akan dijual selama Muktamar ke-35 NU di PPBU Tambakberas, Jombang, 27-31 Agustus mendatang. 

 

 

 

 

 

 

MOJOKERTO - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang pada 27-31 Agustus mendatang, diprediksi tak sekadar berimbas terhadap sektor perhotelan dan hunian warga.

 

Perputaran ekonomi selama lima hari muktamar berpeluang turut mengerek pendapatan beragam pelaku usaha kreatif. Baik usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di sektor kuliner, fashion, maupun suvenir. Seperti kaus, busana muslim, gantungan kunci, mug, kopiah, dan lain sebagainya.

 

Dari area bazar dan expo yang kini tengah disiapkan panitia lokal (panlok) diperkirakan bakal dipadati oleh pedagang, dari Jombang maupun berbagai daerah.

Baca Juga: Penataan Expo Muktamar NU di Tambakberas Capai 80 Persen, Siap Tampung 350 Stan UMKM

Belakangan mereka bahkan turut menyurvei lokasi di kawasan PPBU atau zona bazar dan expo.

 

Peluang ini ditangkap setelah mereka mendengar muktamirin atau nahdliyin yang hadir nantinya diperkirakan mencapai ratusan ribu orang se-Indonesia.

 

Budiono, pelaku usaha ekonomi kreatif sablon kaus asal Kota Mojokerto, misalnya. Ia mengaku jauh hari telah melakukan survei lokasi bazar muktamar, rumah dan pekarangan warga di Lingkungan PPBU Tambakberas, Jombang yang sedianya dapat dimanfaatkan untuk lokasi berjualan.

MANDIRI: Karyawan sablon kaus berdesain muktamar asal Kota Mojokerto mengerjakan stok yang akan dijual pada pelaksanaan Muktamar NU di PPBU Tambakberas, Jombang.
MANDIRI: Karyawan sablon kaus berdesain muktamar asal Kota Mojokerto mengerjakan stok yang akan dijual pada pelaksanaan Muktamar NU di PPBU Tambakberas, Jombang.

 

Tentunya dengan mekanisme sistem sewa. “Dari beberapa tempat yang kami survei hampir semua sudah ada yang menempati, khususnya di rumah dan pekarangan warga,” ujar warga Jalan Kawi, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, ini.

 

Pria 47 tahun tersebut sebelumnya tak mengira, jika animo masyarakat dalam menyambut muktamar cukup tinggi. Termasuk dari kalangan pelaku UMKM di luar Kabupaten Jombang.

 

“Saya dengar juga begitu. Mungkin ini berkah muktamar ya,” imbuhnya tersenyum.

 

Setelah beberapa kali survei, owner Maestro, penyedia kaus polos dan sablon tersebut akhirnya mendapati beberapa pilihan spot berjualan.

 

Tak lain dengan tetap mempertimbangkan nilai harga sewa dan kelayakan tempat.

 

“Setelah kami tanyakan, harga sewanya bervariatif, ada yang Rp 1 juta per hari untuk satu stan, ada juga Rp 5 juta per stan selama muktamar berlangsung,” paparnya.

Baca Juga: Pemkab Jombang Kebut Persiapan Muktamar NU, Infrastruktur hingga Layanan Kesehatan Dimatangkan

Dengan banyaknya pilihan tempat untuk stan berukuran 3 x 3 meter atau 3 x 4,5 meter, Budiono lantas memutuskan menempati teras rumah milik salah satu rumah warga.

 

Selain harganya relatif terjangkau, kisaran Rp 3 juta hingga Rp 4 juta, lokasinya dinilai cukup strategis karena berada di area ring satu muktamar.

 

“Informasinya, jalan-jalan di kawasan pesantren nanti steril. Kalaupun boleh berjualan diarahkan di pelataran atau menempati teras rumah warga,” paparnya.

 

Saat ini, Budiono mulai menyiapkan beberapa jenis desain kaus berbahan kualitas sedang hingga premium.

 

Di antaranya desain berbentuk logo muktamar, NU, tokoh NU seperti Gus Dur, dan desain yang identik dengan pesantren Tambakberas.

 

Untuk menyambut event besar lima tahunan ini, ia juga berencana mencetak sebanyak 400 hingga 500 pcs (satuan) kaus.

 

“Soal harga per pcs menyesuaikan pada umumnya saja. Intinya relatif murah dan dapat dijangkau semua kalangan,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Panlok Muktamar ke-35 NU hingga saat ini terus mengebut penataan lokasi bazar dan expo.

 

Sabtu (25/7), tercatat progres pengurukan dan pemadatan lahan telah mencapai 80 persen, dan ditargetkan segera rampung sebelum dilakukan peninjauan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sebagai Steering Committee (SC) atau panitia pengarah.

 

Penanggung Jawab Parkir dan Expo Muktamar ke-35 NU Irfan Karnadi optimistis, seluruh penyiapan lokasi dapat dirampungkan dalam waktu dekat sesuai jadwal yang ditentukan. “Sehingga siap digunakan,” paparnya.

 

Pengerjaan lahan zona parkir dan expo kini telah memasuki tahap finishing. Lahan tersebut terbagi atas dua zona utama bazar dan expo.

 

Kapasitas lahan mampu menampung 300 hingga 350 stan. Para peserta bazar yang akan menempati tidak hanya dari Jombang dan lingkungan pesantren, melainkan juga datang dari berbagai daerah. (ris/ang)

Editor : Anggi Fridianto
Tambakberas Jombang Muktamar NU Jombang Bazar Muktamar NU UMKM Jombang Jombang