200 Ribu Orang Diprediksi Padati Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Bersiap Jadi Lautan Manusia

Moch. Chariris • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 13:26 WIB
SAMBUT MUKTAMAR: Gate Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang disiapkan khusus untuk menyambut kedatangan muktamirin, romli, dan muhibbin NU.
SAMBUT MUKTAMAR: Gate Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang disiapkan khusus untuk menyambut kedatangan muktamirin, romli, dan muhibbin NU.

 

JOMBANG - Selama pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) pada 27-31 Agustus 2026 mendatang, Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, diprediksi bakal menjadi lautan manusia. 

Kehadiran mereka tak lain demi untuk menyukseskan sekaligus menyemarakkan agenda lima tahunan di tubuh organisasi NU ini. 

Potensi membeludaknya jemaah tersebut bahkan telah diprediksi Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh, sebagai Organizing Committee (OC).

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) Tambakberas, Jombang ini menyebut, setidaknya sebanyak 200 ribu orang akan membanjiri area Muktamar dan kawasan pesantren yang berdiri sejak tahun 1825 ini. 

“Kurang lebih ada 200 ribu orang yang akan hadir menyemarakkan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang ini,” tutur Gus Rozaq, sapaan karib KH Abdurrozaq Sholeh, di Graha IKABU PPBU Tambakberas, Jombang, Sabtu (18/7). 

Prediksi tersebut tidak lepas dari tingginya antusiasme masyarakat dari berbagai elemen, khususnya kalangan nahdliyin dan alumni PPBU lintas generasi. 

Baca Juga: Pemkab Jombang Bentuk Panitia Khusus Sukseskan Muktamar NU ke-35, Ini Sosok Komandannya

“Ada muktamirin, muhibbin (pecinta) NU, sampai romli atau rombongan lillahi taala,” imbuh pengasuh PP Al-Muhajirin 1 ini. 

Sebagai langkah persiapan, dalam menyambut ratusan ribu orang yang akan memadati lingkungan pesantren, panlok bersama YPPBU jauh hari telah menyiapkan beberapa tempat. 

Baik untuk mendukung jalannya persidangan maupun penginapan. Khususnya bagi muktamirin sebagai peserta resmi Muktamar ke-35 NU delegasi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia. 

“Ya, kita memang telah menyiapkan untuk tamu-tamu yang punya legitimasi, menjadi utusan resmi dari PCNU atau PWNU,” imbuh putra KH Sholeh Abdul Hamid dan Nyai Hj Fatimah Ahmad tersebut.

Ia menuturkan, fasilitas penginapan yang disiapkan itu tersebar di enam titik berbeda. Semua berada dalam kawasan pesantren yang didirikan oleh KH Abdus Salam tersebut.

PUSAT KEGIATAN: Gedung Serba Guna (GSN) KH Hasbulloh Said PPBU Tambakberas, Jombang bakal dimanfaatkan untuk beragam kegiatan muktamar hingga rapat komisi.
PUSAT KEGIATAN: Gedung Serba Guna (GSN) KH Hasbulloh Said PPBU Tambakberas, Jombang bakal dimanfaatkan untuk beragam kegiatan muktamar hingga rapat komisi.

 

Antara lain di Madrasah Aliyah (MA) Unggulan, Kampus Madrasah Muallimin-Muallimat Atas (MMA) 1, 2, dan 3; Kampus Universitas Wahab Hasbulloh (Unwaha), MTsN 3 Tambakberas, MAN 3 Tambakberas, dan Institut Agama Islam Bani Fattah (IAIBAFA). 

“Seluruh gedungnya sudah disurvei PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) dan proper sekali-lah,” imbuh Gus Rozaq. 

Penentuan gedung-gedung pendidikan dimanfaatkan untuk penginapan selama muktamar berlangsung ini sebelumnya sudah atas indikator yang ditetapkan PBNU.

Seperti tingkat kelayakan, kenyamanan dan keamanan, kamar mandi, serta lokasinya yang strategis. 

Menyusul, keberadaan madrasah-madrasah itu dinilai tidak jauh dari venue utama opening ceremony maupun lokasi persidangan komisi-komisi dan pleno. 

“Untuk venue pembukaan, kita tentukan di Lapangan Untung Suropati, insya Allah akan dihadiri langsung RI 1 (Prabowo Subianto) sekaligus membuka acara Muktamar,” urai Gus Rozaq.

Baca Juga: Muktamar NU ke-35 di Jombang, 16 Gedung Sekolah Disulap Jadi Penginapan 3.370 Muktamirin

Selama berada di kawasan penginapan, muktamirin juga disuguhi dengan beragam bazar usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kreatif. 
Dari kuliner, t-shirt, buku, hingga suvenir khas Muktamar ke-35 NU.

“Jadi, mungkin dengan jalan kaki, melewati stan-stan bazar, insya Allah membuat nuansa Muktamar menjadi rileks, bergembira, dan berkah, seperti slogan panlok dan keluarga besar PPBU,” tandasnya.

Sementara itu, selama lima hari mengikuti agenda Muktamar, muktamirin turut mendapat jatah konsumsi yang disiapkan panlok.

Muktamirin delegasi PCNU dan PWNU se-Nusantara diperkirakan mencapai 3.370 orang, disiapkan makan 3 x sehari, plus kopi dan snack. 

Di mana, dalam sekali makan, panitia berencana menyiapkan sebanyak 5.000 porsi.

“Masing-masing untuk sarapan, makan siang, dan makan malam,” tambah Gus Rozaq. 

Sedangkan bagi yang tidak terdata dalam kepesertaan aktif alias romli dan muhibbin NU, panitia mendirikan dapur umum di Kampus MMA 3 yang dapat dijangkau oleh siapa pun.

“Belum lagi ditambah untuk tim keamanan, Banser, GP Ansor, IPNU-IPPNU, tim keamanan pesantren, dan potensi keamanan lainnya,” tandasnya. (ris/ang)

Editor : Anggi Fridianto
Tambakberas Jombang Muktamar NU Jombang Bahrul Ulum Jombang Nahdlatul Ulama Jombang berita jombang