Pulang dari Malaysia, Rosyidah Bangun Usaha Olahan Hasil Laut hingga Penjualan Naik Berkat Pelatihan BRI Peduli

Achmad RW • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 16:11 WIB
Purna PMI yang kini sukses mengembanhkan bisnis dengan pendampingan BRI Peduli
Purna PMI yang kini sukses mengembanhkan bisnis dengan pendampingan BRI Peduli

INDRAMAYU – Empat tahun bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia menjadi bekal berharga bagi Rosyidah.

Namun, sepulang ke kampung halamannya di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, ia memilih memulai lembaran baru dengan membangun usaha olahan hasil laut yang kini terus berkembang berkat pendampingan dari BRI Peduli.

Melihat melimpahnya hasil laut di wilayah pesisir yang belum banyak diolah menjadi produk bernilai tambah, Rosyidah memberanikan diri mendirikan usaha C'milzea.

Baca Juga: Sertifikasi Halal BRI Peduli Bantu UMKM BUNCY Asal Cimahi Perluas Pasar, Omzet Ikut Meningkat

Tak hanya menjadi sumber penghasilan keluarga, usaha tersebut juga membuka peluang kerja bagi para ibu nelayan di lingkungan sekitarnya.

"Saya melihat sumber daya alam di sekitar sangat melimpah, tetapi belum memiliki nilai jual. Dari situ saya memberanikan diri mengolahnya menjadi produk sekaligus membuka peluang kerja untuk ibu-ibu nelayan di sekitar," ujarnya.

Merintis usaha bukan perkara mudah. Tantangan terbesar yang dihadapi Rosyidah justru membangun kepercayaan diri sebagai pelaku usaha.

Baca Juga: BRI dan Plataran Hadirkan BRI Wellness Experience, Padukan Gaya Hidup Sehat, Hiburan, dan Transaksi Digital

Ia harus belajar mengubah pola pikir, memahami strategi pemasaran, hingga terus mencari cara agar produknya mampu bersaing di pasaran.

Kesempatan itu datang saat ia mengikuti Pelatihan Purna Pekerja Migran Indonesia yang diselenggarakan BRI Peduli.

Melalui program tersebut, Rosyidah mendapatkan bekal kewirausahaan sekaligus kesempatan bertukar pengalaman dengan pelaku UMKM lain.

"Pelatihan ini sangat membantu saya dalam memperbaiki mindset sebagai pelaku usaha. Selain itu, saya juga mendapatkan jejaring baru yang sangat bermanfaat untuk pengembangan usaha," katanya.

Ilmu yang diperoleh langsung diterapkan dalam bisnisnya. Rosyidah mulai mengembangkan berbagai produk olahan ikan, salah satunya kerupuk ikan, sehingga pilihan produknya semakin beragam dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

"Alhamdulillah, setelah mengikuti pelatihan saya mendapatkan banyak ilmu, terutama dalam mengolah ikan, seperti membuat kerupuk ikan. Ilmu tersebut sangat membantu dalam mengembangkan usaha yang saya jalankan," ungkapnya.

Untuk memperbesar skala usaha, Rosyidah juga memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI sebagai tambahan modal.

Baca Juga: BRI Perkuat Layanan Diaspora, Gandeng KDEI Taipei Tingkatkan Literasi Keuangan WNI

Dana tersebut digunakan untuk membeli bahan baku, menambah stok, serta memenuhi kebutuhan operasional agar mampu melayani permintaan pelanggan yang terus meningkat.

"Dana KUR benar-benar saya gunakan untuk mengembangkan usaha, mulai membeli bahan baku hingga menambah stok produk. Sekarang saya tidak lagi kesulitan modal saat permintaan meningkat. Alhamdulillah usaha semakin berkembang dan penjualan ikut naik," tuturnya.

Pendampingan dan akses pembiayaan tersebut membawa perubahan nyata. Jika sebelumnya penjualan C'milzea hanya sekitar 50 kemasan, kini meningkat menjadi 70 hingga 100 kemasan, dengan jumlah produk yang berkembang menjadi tiga varian.

Baca Juga: Serentak di 131 Titik, BRI Hadirkan KKB Expo dengan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, perseroan menghadirkan program pemberdayaan bagi purna pekerja migran agar mampu membangun kemandirian ekonomi setelah kembali ke Indonesia.

Program tersebut membekali peserta dengan keterampilan kewirausahaan, kemampuan menyusun perencanaan bisnis, hingga pendampingan usaha secara berkelanjutan agar mampu menciptakan usaha yang produktif, berdaya saing, dan terus berkembang.

"Kisah Rosyidah membuktikan pelatihan BRI Peduli mampu memberikan manfaat nyata bagi purna pekerja migran yang ingin membangun dan mengembangkan usaha. Dengan dukungan mentor berpengalaman, kami berharap semakin banyak purna PMI yang mandiri, sejahtera, sekaligus ikut menggerakkan ekonomi masyarakat di daerahnya," tegas Dhanny. (*/riz)

Editor : Achmad RW
purna pmi usaha BRI Peduli indramayu