Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Di Bawah Danantara, BRI Kokoh Jadi Penyetor Pajak Terbesar Industri Keuangan, Sumbang Rp19,1 Triliun ke Negara

Achmad RW • Selasa, 14 Juli 2026 | 08:22 WIB
Ilustrasi kegiatan perbankan di BRI
Ilustrasi kegiatan perbankan di BRI

JAKARTA, RadarJombang.id  – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan perannya sebagai salah satu penyumbang terbesar bagi penerimaan negara.

Di bawah supervisi Danantara, BRI mencatatkan kontribusi sebesar Rp19,1 triliun kepada negara sepanjang triwulan I 2026, sekaligus mempertahankan posisinya sebagai penyetor pajak terbesar di industri keuangan Indonesia.

Kontribusi tersebut terdiri atas setoran pajak senilai Rp8,1 triliun dan dividen tahun berjalan sebesar Rp11 triliun.

Baca Juga: Berawal dari Hutan Sumatera, Madu Suhita Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan Rumah BUMN BRI

Capaian itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Pajak Nasional sebagai wujud komitmen BRI mendukung pembangunan nasional.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, kepatuhan membayar pajak merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan sekaligus kontribusi nyata terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kami percaya kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga bagian dari kontribusi langsung bagi kemajuan bangsa," ujarnya.

Baca Juga: Berawal dari Dapur Rumah, Brownies Ketan Sidoarjo Tembus Pasar Ekspor Berkat Pendampingan BRI

Kontribusi BRI kepada negara juga terus terjaga dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023 total kontribusi mencapai Rp50,5 triliun, meningkat menjadi Rp57,6 triliun pada 2024, kemudian tetap tinggi sebesar Rp55,8 triliun sepanjang 2025.

Besarnya kontribusi tersebut ditopang oleh fundamental bisnis BRI yang tetap kuat. Hingga akhir triwulan I 2026, BRI Group membukukan laba bersih Rp15,5 triliun, dengan total aset mencapai Rp2.250 triliun.

Selain itu, penyaluran kredit dan pembiayaan tercatat sebesar Rp1.562 triliun, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp1.555,1 triliun.

Komposisi dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) juga tetap terjaga di level 68,07 persen, mencerminkan struktur pendanaan yang sehat.

Hery menegaskan, bersama Danantara, BRI akan terus memperkuat pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan agar mampu menciptakan nilai tambah yang semakin besar bagi negara.

"Bersama Danantara, kami akan terus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkualitas sehingga manfaat ekonomi yang dihasilkan semakin besar, termasuk melalui kontribusi pajak kepada negara. Momentum Hari Pajak menjadi pengingat bahwa value creation BRI harus tercermin dalam kontribusi nyata bagi bangsa," tegasnya. (riz)

Editor : Achmad RW
setoran pajak tertinggi Danantara BRI