Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Berawal dari Hutan Sumatera, Madu Suhita Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan Rumah BUMN BRI

Achmad RW • Senin, 13 Juli 2026 | 19:53 WIB
Produk madu hutan ini tembus passr nasional berkat dukungan BRI
Produk madu hutan ini tembus passr nasional berkat dukungan BRI

BANDAR LAMPUNG, RadarJombang.id – Berawal dari upaya memberdayakan masyarakat sekitar hutan, Suhita Lebah Indonesia kini sukses mengembangkan usaha madu berkelanjutan yang menjangkau pasar nasional.

Perjalanan UMKM asal Bandar Lampung itu semakin berkembang setelah mendapat pendampingan melalui program Rumah BUMN BRI.

Sejak berdiri pada 2016, Suhita Lebah Indonesia membangun sistem usaha madu yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Baca Juga: Berawal dari Dapur Rumah, Brownies Ketan Sidoarjo Tembus Pasar Ekspor Berkat Pendampingan BRI

Perusahaan menggandeng peternak lebah (beekeeper), peneliti, hingga masyarakat di sekitar kawasan hutan Sumatera untuk menjaga kualitas madu sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

Owner Suhita Lebah Indonesia, Isnina, mengatakan usaha yang dirintisnya tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga mengedepankan pemberdayaan masyarakat dan konservasi alam.

"Sejak 2016 kami membangun sistem produksi madu yang terintegrasi, mulai dari hutan primer Sumatera hingga pemasaran modern. Kami juga mengajak masyarakat sekitar hutan menjadi beekeeper melalui pelatihan budidaya lebah, konservasi tanaman hutan, serta menjaga ekosistem alami lebah," ujarnya.

Baca Juga: Perluas Akses Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon hingga 7,00 Persen

Saat ini Suhita Lebah Indonesia memproduksi berbagai jenis madu, seperti Trigona Honey, Rain Forest Honey, dan Melifera Honey, yang dipasarkan secara daring maupun luring ke berbagai daerah di Indonesia.

Untuk menjaga kualitas, Suhita Lebah Indonesia menerapkan standar keamanan pangan dalam proses produksi dan pengemasan.

Berbagai sertifikasi juga telah dikantongi, mulai dari NKV, izin edar madu murni, sertifikat halal, HACCP hingga Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

"Kami memiliki peternakan sendiri, bermitra dengan beekeeper lokal, serta menerapkan teknologi pascapanen tanpa suhu tinggi agar kualitas dan nutrisi madu tetap terjaga sesuai standar SNI. Prosesnya juga lebih cepat, hemat energi, dan ramah lingkungan," kata Isnina.

Perkembangan usaha semakin pesat setelah Isnina bergabung sebagai binaan Rumah BUMN BRI Bakauheni pada 2021.

Melalui program tersebut, ia mengikuti berbagai pelatihan, pendampingan bisnis, BRIncubator, BRILiaNpreneur, hingga beragam kegiatan pameran dan bazar.

Selain itu, Suhita Lebah Indonesia juga memanfaatkan fasilitas pembiayaan BRI serta layanan QRIS BRI untuk mendukung operasional usaha dan mempermudah transaksi dengan pelanggan.

Baca Juga: Olahan Pala Naik Kelas, Program AURA BRI Peduli Bikin Usaha Emak-emak Bogor Makin Moncer

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan perjalanan Suhita Lebah Indonesia menjadi bukti bahwa UMKM dapat berkembang apabila dibangun dengan konsisten dan terus meningkatkan kapasitas usaha.

"Perjalanan Suhita Lebah Indonesia menunjukkan bahwa usaha yang dibangun dengan ketekunan dan kemauan untuk terus belajar dapat berkembang lebih jauh. Melalui Rumah BUMN, BRI ingin terus mendampingi UMKM agar semakin kuat, memperluas pasar, sekaligus memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya," ujarnya. (*/riz)

Editor : Achmad RW
#madu suhita #bandarlampung #Pemberdayaan #BRI