BOGOR, RadarJombang.id – Berawal dari mengolah pala secara sederhana, Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Tani Mysari Pala di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, kini berhasil meningkatkan kapasitas usahanya berkat pendampingan Program Aspire to Uplift, Revive, and Achieve (AURA) dari BRI Peduli.
Program tersebut membantu kelompok usaha perempuan ini meningkatkan produktivitas melalui pelatihan, inovasi produk hingga bantuan peralatan produksi yang membuat proses pengolahan pala jauh lebih efisien.
Ketua KWT Bina Tani Mysari Pala, Nurhasanah, mengatakan kelompoknya berdiri sejak 2015 sebagai wadah mengembangkan potensi pala menjadi produk bernilai tambah.
Baca Juga: CASA Menguat, BRI Sukses Tekan Cost of Fund dan Perkuat Profitabilitas di Bawah Supervisi Danantara
Berbagai olahan seperti manisan, sirup, hingga permen pala kini menjadi produk andalan.
Namun, sebelum mendapat pendampingan, proses produksi masih dilakukan secara manual dengan peralatan sederhana sehingga kapasitas produksi terbatas.
"Saat itu kelompok kami memiliki keterbatasan dalam hal pemasaran. Selain itu, proses pengolahan produk masih dilakukan secara sederhana menggunakan alat-alat tradisional," ujarnya.
Melihat potensi tersebut, BRI Peduli melalui Program AURA memberikan pendampingan berupa peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pelatihan inovasi produk, strategi pemasaran, hingga bantuan peralatan produksi.
Nurhasanah mengaku manfaat program tersebut langsung dirasakan para anggota kelompok.
"Setelah mengikuti Program AURA BRI, kelompok kami mendapatkan banyak pelatihan, mulai dari peningkatan kapasitas SDM hingga inovasi produk sehingga produk kami dapat dinikmati lebih banyak konsumen," katanya.
Selain pelatihan, KWT juga menerima bantuan alat pengupas pala, alat pengiris pala, serta mesin sealer untuk mempercepat proses produksi dan meningkatkan kualitas kemasan.
Menurut Nurhasanah, kehadiran alat tersebut memangkas waktu produksi secara signifikan.
"Dulu proses mengupas pala sekitar lima jam, sekarang hanya dua jam. Mengiris pala yang biasanya enam jam kini juga selesai dalam dua jam. Pengemasan pun lebih cepat dan hasilnya lebih rapi karena sudah menggunakan mesin sealer," ungkapnya.
Efisiensi tersebut membuat kapasitas produksi meningkat sekaligus memperluas peluang pemasaran.
Produk olahan pala KWT Bina Tani Mysari Pala kini semakin dikenal dan menjangkau lebih banyak konsumen.
Nurhasanah berharap pendampingan BRI Peduli terus berlanjut agar kelompoknya mampu memperluas pemasaran.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI Peduli atas kepercayaan dan bantuan yang diberikan. Semoga pendampingan ini terus berlanjut dan BRI semakin maju serta terus menjadi penggerak ekonomi masyarakat," tuturnya.
Secara terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan Program AURA merupakan salah satu bentuk komitmen BRI Peduli dalam memberdayakan kelompok usaha perempuan agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
"Kisah KWT Bina Tani Mysari Pala menunjukkan Program AURA mampu memberikan manfaat nyata bagi kelompok usaha perempuan untuk terus berinovasi, meningkatkan kapasitas usaha, dan berkembang secara berkelanjutan. Kami berharap program ini melahirkan lebih banyak perempuan tangguh yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga dan masyarakat," ujarnya.
Sejak diluncurkan pada 2021, Program AURA BRI Peduli telah memberdayakan 30 kelompok usaha perempuan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan perempuan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. (*/riz)
Editor : Achmad RW