MADINAH – Jemaah haji KBIHU Thoriqul Jannah yang tergabung dalam SUB Kloter 61 memanfaatkan masa tinggal di Madinah untuk meningkatkan keimanan dengan menuntaskan Salat Sunah Arba'in di Masjid Nabawi.
Ketua Rombongan 1 SUB Kloter 61 sekaligus Pembimbing Ibadah Haji (PIH) KBIHU Thoriqul Jannah, Zulfikar Damam Ikhwanto Adhim, mengatakan pelaksanaan Salat Sunah Arba'in menjadi salah satu amalan yang lazim dikejar jemaah haji saat berada di Kota Madinah.
Selain berziarah ke makam Rasulullah SAW dan berkesempatan memasuki Raudhah yang dikenal sebagai taman surga, para jemaah juga berupaya menyempurnakan 40 kali salat berjamaah di Masjid Nabawi. ”Ketika di Madinah, jemaah memang mengejar Sunah Arba'in. Jadi setiap salat wajib dilaksanakan berjamaah di Masjid Nabawi agar bisa mencapai 40 kali salat berjamaah selama berada di Madinah," ujarnya.
Menurut Zulfikar, program tersebut dimulai sejak salat Subuh pada Senin (8/6) dan ditargetkan berakhir pada salat Isya, Senin (15/6). Selama delapan hari, jemaah berkesempatan mengikuti lima waktu salat berjamaah setiap hari sehingga genap mencapai 40 kali salat. ”Insyaallah pada 16 masih ada kesempatan mengikuti salat Subuh berjamaah di Masjid Nabawi," tambahnya.
Baca Juga: Menapaki Jejak Dakwah Rasulullah, Jemaah Haji Jombang Kunjungi Situs Bersejarah Madinah
Ia menjelaskan, keutamaan Salat Sunah Arba'in didasarkan pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan dalam Musnad Ahmad. Dalam hadis tersebut disebutkan bahwa siapa saja yang melaksanakan salat berjamaah di Masjid Nabawi selama 40 waktu berturut-turut akan memperoleh kebebasan dari api neraka, keselamatan dari azab, serta dijauhkan dari sifat kemunafikan.
Karena itu, para jemaah secara disiplin datang ke Masjid Nabawi sejak waktu subuh hingga Isya untuk mengikuti seluruh salat berjamaah.
Selain menjalankan Sunah Arba'in, KBIHU Thoriqul Jannah juga memiliki program unggulan berupa wakaf Alqur'an yang ditujukan untuk orang tua, keluarga, guru maupun kerabat yang telah meninggal dunia.
Data sementara menunjukkan jumlah wakaf Alqur'an dari jemaah Kloter 61 cukup tinggi. Rombongan 1 mencatat 108 wakaf Alqur'an, disusul Rombongan 6 dan 7 masing-masing 51, rombongan 4 sebanyak 48, rombongan 8 sebanyak 46, rombongan 9 sebanyak 43, rombongan 5 sebanyak 37, rombongan 2 sebanyak 31, dan rombongan 3 sebanyak 28 wakaf Alqur'an. Sementara dari Kloter 60 tercatat 15 wakaf Alqur'an. Adapun data wakaf Alqur'an yang dilakukan di Madinah masih dalam tahap finalisasi.
Baca Juga: Setiba di Madinah, Jemaah Haji Thoriqul Jannah Jombang Langsung Ziarah ke Makam Rasulullah
Tak hanya itu, selama berada di Madinah para jemaah juga mengikuti sejumlah kegiatan ziarah sejarah Islam di sekitar Masjid Nabawi untuk mengambil hikmah perjuangan Rasulullah SAW. Bagi jemaah yang berminat, KBIHU Thoriqul Jannah juga memfasilitasi city tour ke sejumlah destinasi, seperti Jabal Magnet, Percetakan Al-Qur'an Madinah, dan Sumur Ghors. ”Semua kegiatan ini diharapkan dapat menambah keimanan, memperluas wawasan sejarah Islam, sekaligus memberikan pengalaman ibadah yang lebih bermakna bagi para Jemaah,” pungkas Zulfikar. (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto