Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Alhamdulillah! Seluruh Jemaah Haji Jombang Kloter 61 Sukses Jalani Armuzna hingga Tahalul

Anggi Fridianto • Sabtu, 6 Juni 2026 | 06:10 WIB
TUNTAS: Jemaah haji asal Jombang dari KBIHU Thoriqul Jannah saat foto bersama di depan Kakbah.
TUNTAS: Jemaah haji asal Jombang dari KBIHU Thoriqul Jannah saat foto bersama di depan Kakbah.

 

JOMBANG – Jemaah haji asal Jombang, khususnya yang tergabung dalam Kloter SUB 61, telah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah puncak haji di Tanah Suci.

Rangkaian tersebut meliputi wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melontar jumrah di Mina (fase Armuzna), Tawaf Ifadah, Sa'i, hingga tahalul sebagai penanda berakhirnya sebagian besar larangan ihram.

Ketua Rombongan 1 SUB Kloter SUB 61 sekaligus Pembimbing Ibadah Haji (PIH) KBIHU Thoriqul Jannah, Zulfikar Damam Ikhwanto Adhim, mengatakan seluruh jemaah dalam rombongannya telah menyelesaikan rangkaian puncak haji dengan lancar.

 ”Alhamdulillah seluruh jemaah telah melaksanakan rangkaian ibadah puncak haji mulai dari wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melontar jumrah di Mina, hingga Tawaf Ifadah dan Sa'i. Ini merupakan tahapan terpenting dalam ibadah haji yang telah berhasil ditunaikan,” ujarnya.

Menurut dia, Tawaf Ifadah dan Sa'i memiliki makna yang sangat mendalam bagi setiap muslim. Tawaf Ifadah menjadi simbol kepatuhan dan penghambaan total kepada Allah SWT, sedangkan Sa'i mengajarkan keteladanan Siti Hajar yang tidak pernah menyerah dalam berikhtiar dan bertawakal.

”Pesan yang dapat dipetik dari Tawaf Ifadah adalah pentingnya menempatkan Allah sebagai pusat kehidupan. Sedangkan Sa'i mengajarkan semangat berusaha secara maksimal sembari tetap menggantungkan harapan kepada Allah SWT,” jelasnya.

Setelah menyelesaikan rangkaian puncak haji, para jemaah kini memasuki masa pemulihan fisik sekaligus memperbanyak ibadah sunnah di Kota Makkah.

Mereka dapat melaksanakan salat berjamaah di Masjidil Haram, memperbanyak tawaf sunnah, membaca Alqur'an, berzikir, berdoa, mengikuti kajian keagamaan, serta memanfaatkan waktu untuk beristirahat guna menjaga kondisi kesehatan. ”Setelah puncak haji selesai, kami mengimbau jemaah untuk mengatur aktivitas dengan baik. Jangan memaksakan diri. Fokus utama saat ini adalah menjaga kesehatan agar tetap prima sampai jadwal kepulangan ke Indonesia,” katanya.

Baca Juga: Layanan Prima Bikin Jemaah Haji Jombang Sangat Nyaman Jalani Tawaf Ifadah dan Sa’i, Ini Buktinya

Zulfikar menambahkan, KBIHU Thoriqul Jannah terus memberikan pendampingan kepada jemaah, terutama terkait kesehatan. Mengingat cuaca di Arab Saudi masih cukup panas dan aktivitas ibadah selama fase Armuzna menguras tenaga, jemaah diminta memperbanyak konsumsi air putih, menjaga pola makan, serta mematuhi arahan petugas kesehatan.

”Kesehatan menjadi perhatian utama. Ibadah sudah ditunaikan dengan baik, sekarang saatnya menjaga kondisi tubuh agar seluruh jemaah bisa kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan membawa predikat haji yang mabrur,” tuturnya.

Baca Juga: Alhamdulillah! Jemaah Haji Asal Jombang Mulai Jalani Ibadah Tawaf Ifadah dan Sa'i di Kota Suci

Selain itu, jemaah juga diminta menghindari aktivitas yang berisiko menyebabkan kelelahan berlebihan, seperti berjalan jauh di tengah terik matahari tanpa persiapan yang memadai. Pasalnya, kondisi fisik yang menurun dapat mengganggu pelaksanaan ibadah lanjutan maupun proses kepulangan ke Indonesia. ”Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta memperoleh haji yang mabrur dan membawa perubahan positif setelah kembali ke tanah air,” pungkasnya. (ang/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#KBIHU Thoriqul Jannah #jemaah haji jombang #kloter sub 61 #tawaf ifadlah dan sai #Haji 2026