Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Jelang Puncak Ibadah Haji, Jemaah Haji Asal Jombang Tingkatkan Ketaqwaan Lewat Ibadah Umrah Sunnah di Kota Suci

Anggi Fridianto • Kamis, 21 Mei 2026 | 07:29 WIB
KHUSYUK: Ketua Rombongan 1 SUB Kloter 61, Zulfikar Damam Ikhwanto saat memimpin ibadah umrah sunnah.
KHUSYUK: Ketua Rombongan 1 SUB Kloter 61, Zulfikar Damam Ikhwanto saat memimpin ibadah umrah sunnah.

 

JOMBANG – Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), sejumlah jemaah haji asal Jombang mulai menjalani ibadah umrah sunnah. Kegiatan tersebut difasilitasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) sebagai bagian dari pendampingan ibadah jemaah selama berada di Tanah Suci.

Salah satunya dilakukan KBIHU Thoriqul Jannah Mojongapit Jombang yang menyediakan program umrah sunnah bagi para jemaahnya. Kegiatan tersebut diikuti jemaah yang kondisi fisiknya masih memungkinkan untuk menjalani rangkaian ibadah tambahan sebelum puncak haji.

Ketua Rombongan 1 SUB Kloter 61, Zulfikar Damam Ikhwanto Adhim mengatakan, pihaknya tetap memprioritaskan kesiapan jemaah menghadapi puncak ibadah haji yang dinilai lebih berat dan penuh tantangan.

”Kita lebih fokus pada puncak haji yang tentu saja lebih berat lagi dan banyak tantangan,” ujarnya.

Meski demikian, jemaah yang ingin menjalankan umrah sunnah tetap difasilitasi secara khusus oleh KBIHU Thoriqul Jannah. Sementara bagi jemaah risiko tinggi (risti), sakit, maupun kelelahan dianjurkan kembali ke hotel untuk beristirahat.

”Jemaah yang memilih umrah sunnah kita fasilitasi. Sedangkan yang risti, sakit atau butuh istirahat kami pulangkan ke hotel supaya kondisinya tetap terjaga,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, KBIHU juga menyediakan bus khusus untuk mengantar jemaah menuju lokasi ibadah. Pendampingan dilakukan bersama petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) SUB 61, dokter, serta pembimbing ibadah haji.

Baca Juga: Jemaah Haji Jombang Napak Tilas Gua Hira, Kunjungi Museum Wahyu Jabal Nur di Makkah

”Petugas PPIH SUB 61 juga mendampingi kami. Dokter dan pembimbing ibadah serta para jemaah kami fasilitasi dengan bus yang disewa khusus untuk mengantar jemaah,” tambahnya.

Ia berharap seluruh rangkaian ibadah yang dijalani para jemaah mendapat kelancaran dan diterima Allah SWT.

”Mudah-mudahan segala amal ibadah para jemaah KBIHU Thoriqul Jannah diterima Allah SWT,” pungkasnya.

Pembimbing Ibadah Haji (PIH) KBIHU Thoriqul Jannah ini mengingatkan para jemaah agar tetap menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri menjelang puncak haji. Sebab, suhu panas di Arab Saudi serta padatnya aktivitas ibadah membutuhkan stamina prima.

Selain itu, jemaah juga diminta memahami larangan selama berihram agar ibadah hajinya tetap sah dan tidak terkena dam atau denda.

Beberapa larangan saat ihram di antaranya memakai wewangian, memotong kuku, mencukur rambut, berburu hewan, serta melakukan hubungan suami istri. Khusus bagi laki-laki, dilarang memakai pakaian berjahit dan menutup kepala selama ihram.

Baca Juga: Jemaah Haji Jombang di Makkah Dapat Pendampingan Intensif Jelang Puncak Haji

Sebaliknya, terdapat sejumlah amalan yang dianjurkan dilakukan selama di Tanah Suci seperti memperbanyak talbiyah, zikir, membaca Al-Qur’an, sedekah, menjaga sikap dan ucapan, serta memperbanyak doa terutama di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Jemaah juga diimbau menjaga pola makan, memperbanyak minum air putih, menggunakan alat pelindung diri seperti payung atau masker saat cuaca panas, serta tidak memaksakan ibadah sunnah apabila kondisi tubuh mulai menurun. (ang)

Editor : Anggi Fridianto
#KBIHU Thoriqul Jannah #jemaah haji jombang #Haji Jombang 2026 #Umrah Sunnah Jemaah Haji #Puncak Haji Armuzna