MAKKAH – Rombongan jemaah haji asal Kabupaten Jombang tak hanya menjalani ibadah wajib dan sunnah selama di Kota Suci Makkah. Rangkaian kegiatan menarik sebelum puncak ibadah haji turut dijalani.
Salah satunya, saat menjalani kegiatan city tour religi di Museum Wahyu Jabal Nur (Gua Hira’) yang berada di kawasan Hira Cultural District, Makkah.
Ketua Rombongan 1 SUB Kloter 61, Zulfikar Damam Ikhwanto Adhim mengatakan, city tour menjadi salah satu sarana edukasi bagi jemaah untuk mengenal lebih dekat sejarah perkembangan Islam.
’’Tujuan utama city tour jamaah haji adalah mengenalkan tempat-tempat bersejarah perkembangan Islam, memperdalam wawasan keislaman, serta menumbuhkan nilai-nilai keteladanan dari perjuangan Nabi Muhammad SAW,’’ ujarnya.
Selain sebagai wisata religi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyegarkan kondisi fisik dan pikiran para jemaah di sela rangkaian ibadah haji. ’’Kegiatan ini juga menjadi sarana wisata religi untuk menyegarkan fisik dan pikiran jamaah,’’ tambah pembina KBIHU Thoriqul Jannah ini.
Baca Juga: Jemaah Haji Meninggal Asal Jombang Bakal Dapat Asuransi dari Pemerintah, Segini Nominalnya
Menurut Zulfikar, salah satu tujuan utama city tour tersebut adalah Museum Wahyu Jabal Nur yang berada di kawasan Gua Hira. Tempat tersebut memiliki nilai sejarah penting dalam perkembangan Islam.
’’Tujuan utama city tour ke Museum Wahyu Jabal Nur atau kawasan Hira Cultural District adalah untuk napak tilas sejarah turunnya wahyu pertama Alqur’an kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira,’’ jelasnya.
Dia menyebut, seluruh jemaah tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Selain mendengarkan penjelasan sejarah Islam, para jemaah juga berkesempatan melihat langsung kawasan bersejarah yang menjadi lokasi awal turunnya wahyu kepada Rasulullah SAW. (ang/naz)
Editor : Anggi Fridianto