Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Holding Ultra Mikro Tembus 33,7 Juta Nasabah, Bukti Besar BRI Dorong Pelaku Usaha Mikro Naik Kelas

Achmad RW • Kamis, 7 Mei 2026 | 13:37 WIB
Ilustrasi BRI menyokong usaha mikro makin mandiri
Ilustrasi BRI menyokong usaha mikro makin mandiri

RadarJombang.id – Holding Ultra Mikro (UMi) yang digawangi BRI bersama Pegadaian dan PNM terus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Indonesia. Hingga akhir Maret 2026, ekosistem pembiayaan ultra mikro tersebut telah menjangkau lebih dari 33,7 juta nasabah pinjaman di berbagai daerah.

Tak hanya itu, basis simpanan mikro dalam ekosistem Holding UMi juga tercatat mencapai lebih dari 166 juta rekening. Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan yang terintegrasi dan mudah diakses pelaku usaha kecil.

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, mengatakan Holding UMi kini berkembang menjadi ekosistem yang tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga memperkuat kapasitas usaha masyarakat melalui pendampingan dan edukasi.

Baca Juga: Keren! BRI Lakukan Transplantasi Terumbu Karang di Kepulauan Sabang, Upaya Pulihkan Ekosistem Wisata Laut di Aceh

“Holding UMi telah berkembang menjadi ekosistem yang tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat literasi keuangan dan investasi, serta menciptakan jalur kenaikan kelas yang lebih terstruktur bagi pelaku usaha,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan tersebut membuat pelaku usaha ultra mikro memiliki peluang lebih besar untuk berkembang menjadi usaha yang lebih mandiri dan berdaya saing.

Sepanjang Triwulan I 2026, sebanyak 1,2 juta debitur tercatat berhasil naik kelas atau graduasi. Angka itu menunjukkan adanya transformasi nyata dari usaha ultra mikro menuju skala usaha yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga: BRI Gandeng Grab, Berikan Diskon Transportasi dan Makanan hingga Rp25 Ribu, Cek Syaratnya!

Di sisi lain, Holding UMi juga memperluas layanan keuangan berbasis emas melalui pengembangan bullion dan inovasi digital milik Pegadaian, termasuk aplikasi Tring. Langkah tersebut memperkuat posisi BRI Group dalam ekosistem emas nasional sekaligus memudahkan masyarakat mengakses investasi emas secara praktis.

Hingga Maret 2026, total tabungan emas dan deposito emas dalam ekosistem UMi BRI Group tercatat mencapai 22 ton. Tren itu dinilai mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis emas.

Akhmad menambahkan, penguatan ekosistem UMi juga diarahkan untuk membangun ketahanan finansial masyarakat melalui perlindungan asuransi mikro. Selama Januari hingga Maret 2026, jumlah pemegang polis asuransi mikro bertambah hingga 7,9 juta polis.

Selain layanan digital, Holding UMi juga memperluas akses layanan fisik melalui Sentra Layanan Ultra Mikro (SenyuM) Co-Location. Outlet bersama yang melayani nasabah BRI, Pegadaian, dan PNM tersebut kini telah hadir di 1.035 titik layanan hingga Maret 2026.

Keberadaan ekosistem tersebut menjadi bagian dari strategi BRI Group dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan secara lebih terstruktur dan berkelanjutan. (*/riz)

Editor : Achmad RW
#UMi #BBRI #Holding Ultra Mikro #BRI