Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Keren! Santri Trensains Tebuireng Jombang Ini Jadi Delegasi Forum Internasional AWMUN di Korea Selatan, Ini Sosoknya

Anggi Fridianto • Sabtu, 18 April 2026 | 13:06 WIB
Azra Aqila Yusni, santri Trensains Tebuireng Jombang berhasil tampil dalam forum internasional AWMUN Korea Selatan.
Azra Aqila Yusni, santri Trensains Tebuireng Jombang berhasil tampil dalam forum internasional AWMUN Korea Selatan.

 

 

Radarjombang.id - Azra Aqila Yusni, santri Trensains Tebuireng Jombang berhasil tampil dalam forum internasional AWMUN Korea Selatan. Dara asli Mataram ini menyuarakan isu Hak Asasi Manusia (HAM).

 

 

Kehadiran santri Trensains Tebuireng di forum internasional ini menjadi bukti bahwa pelajar Indonesia, termasuk dari daerah, mampu bersaing di panggung dunia.

 

 

Azra menjadi salah satu peserta dalam Asia World Model United Nations (AWMUN) yang berlangsung di Korea Selatan pada 16–20 April 2026.

 

 

Forum internasional ini merupakan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diselenggarakan oleh International Global Network (IGN) sejak 2018 untuk melatih kemampuan diplomasi, kepemimpinan, dan komunikasi generasi muda dari berbagai negara.

 

Baca Juga: Profil Tantri Kusuma Dewi, Guru SMKN 2 Jombang Cetak Siswa Juara Nasional Fashion

Bagi santri Trensains Tebuireng asal Mataram ini, kesempatan tampil di forum internasional AWMUN Korea Selatan bukan sekadar pengalaman akademik.

 

Lebih dari itu, forum tersebut menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki kapasitas untuk ikut berkontribusi dalam isu-isu global.

 

 

Putri Mataram dengan Mimpi Besar Menjadi Diplomat

 

 

Azra bukan berasal dari keluarga diplomat atau lingkungan internasional. Ia adalah putri daerah dari Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, yang sejak kecil memiliki rasa ingin tahu besar terhadap dunia luar.

 

 

Kegemarannya membaca dan travelling membuat wawasannya terus berkembang. Dari situlah muncul cita-cita yang kuat: menjadi seorang diplomat yang mampu membawa nama Indonesia di panggung internasional.

 

 

Azra bukan berasal dari keluarga diplomat atau lingkungan internasional. Ia adalah putri daerah dari Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, yang sejak kecil memiliki rasa ingin tahu besar terhadap dunia luar.

 

 

Kegemarannya membaca dan travelling membuat wawasannya terus berkembang. Dari situlah muncul cita-cita yang kuat: menjadi seorang diplomat yang mampu membawa nama Indonesia di panggung internasional.

 

 

“Suatu hari saya ingin menjadi diplomat yang bisa memperjuangkan kepentingan bangsa dan membantu menyelesaikan konflik secara damai,” ujarnya.

 

 

Sebagai anak pertama dari dua bersaudara, Azra dikenal sebagai pribadi disiplin dan mandiri. Ia menempuh pendidikan dasar di SD IT 1 Anak Sholeh Mataram, kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 3 Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. Saat ini, ia tercatat sebagai siswa kelas XI SMA Trensains Tebuireng Jombang.

 

Orang tuanya, Alfian Yusni dan Shinta Anggraeny, selalu menanamkan nilai keberanian, tanggung jawab, dan semangat belajar sejak dini.

Azra Aqila Yusni, santri Trensains Tebuireng Jombang berhasil tampil dalam forum internasional AWMUN Korea Selatan.
Azra Aqila Yusni, santri Trensains Tebuireng Jombang berhasil tampil dalam forum internasional AWMUN Korea Selatan.

 

 

Tiga Bulan Persiapan Menuju Forum Internasional

 

 

Kesempatan mengikuti forum internasional AWMUN Korea Selatan tidak datang secara tiba-tiba. Santri Trensains Tebuireng ini harus mempersiapkan diri dengan serius selama tiga bulan.

 

 

Ia mempelajari berbagai materi terkait isu Hak Asasi Manusia, hukum internasional, hingga konflik global. Selain itu, ia juga mengikuti pelatihan daring yang diselenggarakan oleh panitia.

 

 

Dalam forum tersebut, Azra mendapatkan peran sebagai delegasi yang membahas isu Hak Asasi Manusia berkaitan dengan angkatan bersenjata negara Armenia.

 

 

Peran tersebut menuntut pemahaman mendalam tentang konflik internasional, diplomasi, serta kemampuan menyusun argumen secara logis dan profesional.

 

 

Setiap hari, ia melatih kemampuan berbicara di depan publik, menyusun position paper, dan memahami sudut pandang negara yang diwakilinya.

 

 

Pengalaman ini menjadi bagian penting dalam perjalanan santri Trensains Tebuireng asal Mataram untuk menembus dunia diplomasi internasional.

 

 

Pernah Gagal Berangkat ke Luar Negeri

 

 

Perjalanan menuju forum internasional AWMUN Korea Selatan tidak selalu berjalan mulus.

 

 

Beberapa waktu lalu, Azra sebenarnya sudah pernah terpilih mengikuti kegiatan internasional di Kuala Lumpur. Itu akan menjadi pengalaman pertamanya tampil di forum luar negeri.

 

 

Namun dua hari sebelum keberangkatan, ia harus dilarikan ke rumah sakit karena terserang demam berdarah.

 

Bagi sebagian orang, kegagalan bisa menjadi akhir perjalanan. Namun bagi santri Trensains Tebuireng ini, kegagalan justru menjadi bahan bakar semangat.

 

 

Ia bangkit, mempersiapkan diri kembali, dan terus berusaha hingga akhirnya berhasil tampil di forum internasional AWMUN Korea Selatan.

 

 

Forum Internasional yang Melatih Generasi Muda Dunia

 

 

Asia World Model United Nations (AWMUN) merupakan forum internasional yang mempertemukan pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara untuk berdebat, bernegosiasi, dan merumuskan solusi terhadap persoalan global.

 

 

Kegiatan utama dalam forum ini meliputi simulasi sidang dewan PBB, diskusi internasional, hingga pertukaran perspektif mengenai isu politik, ekonomi, dan kemanusiaan.

 

 

Forum internasional ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk melatih kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, serta komunikasi lintas budaya.

 

 

Menariknya, sekitar 90 persen peserta forum internasional AWMUN Korea Selatan merupakan pemula dalam kegiatan Model United Nations (MUN), sehingga kegiatan ini dirancang ramah bagi pelajar yang baru pertama kali mengikuti forum diplomasi internasional.

 

 

Langkah Awal Menuju Cita-Cita Besar

 

 

Bagi santri Trensains Tebuireng asal Mataram, pengalaman tampil di forum internasional AWMUN Korea Selatan bukanlah garis akhir.

 

Bagi santri Trensains Tebuireng asal Mataram, pengalaman tampil di forum internasional AWMUN Korea Selatan bukanlah garis akhir.

 

 

 

 

 

Justru, ini adalah langkah awal menuju mimpi besar menjadi diplomat Indonesia di masa depan.

 

 

Perjalanan seorang pelajar dari Mataram hingga berdiri di forum internasional menjadi bukti bahwa kesempatan tidak ditentukan oleh asal daerah, melainkan oleh keberanian untuk mencoba.

 

 

Selama ada tekad, disiplin, dan dukungan keluarga, mimpi besar dapat diraih.

 

 

Dan bagi santri Trensains Tebuireng asal Mataram bernama Azra Aqila Yusni, panggung dunia itu kini telah terbuka. (ang)

Editor : Anggi Fridianto
#Azra Aqila Yusni #santri tebuireng jombang #Jombang #Trensains