JOMBANG – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan revitalisasi dan rehabilitasi puluhan sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Jombang, Nganjuk, dan Blitar. Peresmian dipusatkan di SMKN 1 Jombang, Rabu (11/3).
Dalam kegiatan tersebut, Khofifah menandatangani prasasti revitalisasi dan rehabilitasi pada 51 satuan pendidikan di tiga kabupaten. Rinciannya, 16 sekolah di Jombang dengan nilai anggaran Rp 13,9 miliar, 14 sekolah di Nganjuk senilai Rp 13,3 miliar, dan 21 sekolah di Blitar dengan nilai Rp 19,5 miliar. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 46,8 miliar.
Khofifah mengatakan, pembangunan sarana dan prasarana pendidikan merupakan bagian penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan menengah di Jawa Timur.
”Berbagai ikhtiar untuk membangun kekuatan academic achievement di lingkungan SMA dan SMK terus dilakukan. Ini tidak lepas dari dukungan kepala sekolah dan para guru yang mampu melahirkan murid-murid hebat sehingga membawa Jawa Timur semakin berprestasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan revitalisasi dan rehabilitasi sekolah merupakan upaya pemerintah untuk pemerataan layanan pendidikan yang layak di berbagai wilayah.
Program tersebut meliputi peningkatan sarana prasarana seperti rehabilitasi ruang kelas, toilet sekolah, ruang administrasi, perpustakaan, hingga ruang keterampilan.
Selain itu juga dilakukan pembangunan fasilitas baru seperti ruang kelas, laboratorium IPA, ruang OSIS, ruang UKS, serta berbagai ruang praktik bagi sekolah kejuruan.
”Untuk SMK juga dibangun berbagai fasilitas praktik seperti ruang praktik teknik kendaraan ringan, teknik sepeda motor, desain komunikasi visual, hingga fasilitas kewirausahaan seperti greenhouse, kolam bioflok, dan rumah maggot,” jelasnya.
Menurut Aries, fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga berbasis praktik sesuai kebutuhan dunia kerja.
Selain meresmikan revitalisasi sekolah, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada 30 siswa SMA, SMK, dan SLB dari Kabupaten Jombang, Nganjuk, dan Blitar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di antaranya Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jombang, Blitar dan Nganjuk, serta perwakilan pemerintah daerah dan seluruh kepala SMA, SMK, dan SLB negeri se-Kabupaten Jombang serta perwakilan sekolah dari Nganjuk dan Blitar. (wen/naz)
Editor : Anggi Fridianto