Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Naik 5,8 Persen, Segini Besaran UMK Seluruh Wilayah di Jatim Tahun 2026

Achmad RW • Kamis, 25 Desember 2025 | 12:18 WIB
Ilustrasi upah minimum Kabupaten atau UMK
Ilustrasi upah minimum Kabupaten atau UMK

RadarJombang.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jawa Timur tahun 2026.

 Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2026.

Keputusan gubernur itu ditetapkan di Surabaya pada 24 Desember 2025 dan mulai berlaku efektif per 1 Januari 2026.

Penetapan UMK dilakukan untuk melaksanakan ketentuan pengupahan nasional serta menyesuaikan kondisi daerah, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi masing-masing wilayah.

Dalam konsideransnya, penetapan UMK 2026 didasarkan pada rekomendasi bupati dan wali kota se-Jawa Timur serta hasil sidang Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur yang digelar pada 22 Desember 2025.

Dalam diktum keputusan tersebut, gubernur menetapkan tiga ketentuan utama sebagai syarat berlakunya UMK.

Pertama, UMK 2026 hanya berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun. 

Kedua, pengusaha yang telah membayar upah lebih tinggi dari UMK dilarang menurunkan atau mengurangi upah pekerja. 

Ketiga, pengusaha yang tidak mematuhi ketentuan UMK akan dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dari hitungan, kenaikan UMK itu rata-rata di angka 5,86 persen.

Berdasarkan lampiran keputusan, Kota Surabaya menjadi daerah dengan UMK tertinggi di Jawa Timur tahun 2026, yakni sebesar Rp5.288.796. Disusul Kabupaten Gresik Rp5.195.401, Kabupaten Sidoarjo Rp5.191.541, Kabupaten Pasuruan Rp5.187.681, dan Kabupaten Mojokerto Rp5.176.101.

Sedangkan UMK Kabupaten Jombang ditetapkan sebesar Rp3.320.770. Nilai tersebut mengalami kenaikan Rp 183.766 dibanding UMK Jombang tahun 2025 yang sebesar Rp3.137.004.

Sementara itu, UMK terendah di Jawa Timur tahun 2026 tercatat di Kabupaten Situbondo sebesar Rp2.483.962.

Berikut daftar lengkap UMK Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2026 sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan gubernur:

1. Kota Surabaya: Rp5.288.796

2. Kabupaten Gresik: Rp5.195.401

3. Kabupaten Sidoarjo: Rp5.191.541

4. Kabupaten Pasuruan: Rp5.187.681

5. Kabupaten Mojokerto: Rp5.176.101

6. Kabupaten Malang: Rp3.802.862

7. Kota Malang: Rp3.736.101

8. Kota Batu: Rp3.562.484

9. Kota Pasuruan: Rp3.555.301

10. Kabupaten Jombang: Rp3.320.770

11. Kabupaten Tuban: Rp3.229.092

12. Kota Mojokerto: Rp3.208.556

13. Kabupaten Lamongan: Rp3.196.328

14. Kabupaten Probolinggo: Rp3.164.526

15. Kota Probolinggo: Rp3.045.172

16. Kabupaten Jember: Rp3.012.197

17. Kabupaten Banyuwangi: Rp2.989.145

18. Kota Kediri: Rp2.742.806

19. Kabupaten Bojonegoro: Rp2.685.983

20. Kabupaten Kediri: Rp2.651.603

21. Kota Blitar: Rp2.639.518

22. Kabupaten Tulungagung: Rp2.628.190

23. Kota Madiun: Rp2.588.794

24. Kabupaten Lumajang: Rp2.578.320

25. Kabupaten Blitar: Rp2.567.744

26. Kabupaten Nganjuk: Rp2.564.627

27. Kabupaten Ngawi: Rp2.556.815

28. Kabupaten Magetan: Rp2.553.866

29. Kabupaten Sumenep: Rp2.553.688

30. Kabupaten Madiun: Rp2.553.221

31. Kabupaten Bangkalan: Rp2.550.274

32. Kabupaten Ponorogo: Rp2.549.876

33. Kabupaten Trenggalek: Rp2.530.313

34. Kabupaten Pamekasan: Rp2.528.004

35. Kabupaten Pacitan: Rp2.514.892

36. Kabupaten Bondowoso: Rp2.496.886

37. Kabupaten Sampang: Rp2.484.443

38. Kabupaten Situbondo: Rp2.483.962

 

(riz)

Editor : Achmad RW
#Jombang #Jatim #umk #2026