RadarJombang.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jawa Timur tahun 2026.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2026.
Keputusan gubernur itu ditetapkan di Surabaya pada 24 Desember 2025 dan mulai berlaku efektif per 1 Januari 2026.
Penetapan UMK dilakukan untuk melaksanakan ketentuan pengupahan nasional serta menyesuaikan kondisi daerah, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi masing-masing wilayah.
Dalam konsideransnya, penetapan UMK 2026 didasarkan pada rekomendasi bupati dan wali kota se-Jawa Timur serta hasil sidang Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur yang digelar pada 22 Desember 2025.
Dalam diktum keputusan tersebut, gubernur menetapkan tiga ketentuan utama sebagai syarat berlakunya UMK.
Pertama, UMK 2026 hanya berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun.
Kedua, pengusaha yang telah membayar upah lebih tinggi dari UMK dilarang menurunkan atau mengurangi upah pekerja.
Ketiga, pengusaha yang tidak mematuhi ketentuan UMK akan dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dari hitungan, kenaikan UMK itu rata-rata di angka 5,86 persen.
Berdasarkan lampiran keputusan, Kota Surabaya menjadi daerah dengan UMK tertinggi di Jawa Timur tahun 2026, yakni sebesar Rp5.288.796. Disusul Kabupaten Gresik Rp5.195.401, Kabupaten Sidoarjo Rp5.191.541, Kabupaten Pasuruan Rp5.187.681, dan Kabupaten Mojokerto Rp5.176.101.
Sedangkan UMK Kabupaten Jombang ditetapkan sebesar Rp3.320.770. Nilai tersebut mengalami kenaikan Rp 183.766 dibanding UMK Jombang tahun 2025 yang sebesar Rp3.137.004.
Sementara itu, UMK terendah di Jawa Timur tahun 2026 tercatat di Kabupaten Situbondo sebesar Rp2.483.962.
Berikut daftar lengkap UMK Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2026 sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan gubernur:
1. Kota Surabaya: Rp5.288.796
2. Kabupaten Gresik: Rp5.195.401
3. Kabupaten Sidoarjo: Rp5.191.541
4. Kabupaten Pasuruan: Rp5.187.681
5. Kabupaten Mojokerto: Rp5.176.101
6. Kabupaten Malang: Rp3.802.862
7. Kota Malang: Rp3.736.101
8. Kota Batu: Rp3.562.484
9. Kota Pasuruan: Rp3.555.301
10. Kabupaten Jombang: Rp3.320.770
11. Kabupaten Tuban: Rp3.229.092
12. Kota Mojokerto: Rp3.208.556
13. Kabupaten Lamongan: Rp3.196.328
14. Kabupaten Probolinggo: Rp3.164.526
15. Kota Probolinggo: Rp3.045.172
16. Kabupaten Jember: Rp3.012.197
17. Kabupaten Banyuwangi: Rp2.989.145
18. Kota Kediri: Rp2.742.806
19. Kabupaten Bojonegoro: Rp2.685.983
20. Kabupaten Kediri: Rp2.651.603
21. Kota Blitar: Rp2.639.518
22. Kabupaten Tulungagung: Rp2.628.190
23. Kota Madiun: Rp2.588.794
24. Kabupaten Lumajang: Rp2.578.320
25. Kabupaten Blitar: Rp2.567.744
26. Kabupaten Nganjuk: Rp2.564.627
27. Kabupaten Ngawi: Rp2.556.815
28. Kabupaten Magetan: Rp2.553.866
29. Kabupaten Sumenep: Rp2.553.688
30. Kabupaten Madiun: Rp2.553.221
31. Kabupaten Bangkalan: Rp2.550.274
32. Kabupaten Ponorogo: Rp2.549.876
33. Kabupaten Trenggalek: Rp2.530.313
34. Kabupaten Pamekasan: Rp2.528.004
35. Kabupaten Pacitan: Rp2.514.892
36. Kabupaten Bondowoso: Rp2.496.886
37. Kabupaten Sampang: Rp2.484.443
38. Kabupaten Situbondo: Rp2.483.962
(riz)
Editor : Achmad RW