RadarJombang.id - KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya berkunjung di Pondok Pesantren (PP) Tebuireng, Jombang.
Mengawali kunjungannya, Gus Yahya menyempatkan ziarah ke makam Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy'ari.
Gus Yahya tiba di PP Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek sekitar 11.30 WIB.
Setibanya di lokasi, Ketum PBNU itu langsung menuju makam masyayikh Tebuireng di belakang pesantren.
Gus Yahya didampingi Katib A'am PBNU KH Said Asrori, KH Muhammad Aunullah A'la Habib, dan anggota Syuriyah KH Ali Akbar Marbun.
Kemudian, Sekjen PBNU Amin Said Husni dan Bendum Sumantri Suwarno.
Saat berziarah, Gus Yahya terlihat bersimpuh di samping pusara makam KH Hasyim Asy'ari.
Ketum PBNU ini tampak terus menundukkan kepala selama membaca tahlil saat menggelar doa bersama.
Gus Yahya menyampaikan, kedatangannya ke PP Tebuireng dalam rangka memenuhi panggilan para kiai sepuh. Namun ia belum mengetahui tujuan dari undangan tersebut.
”Ya para pinisepuh kiai-kiai sepuh memanggil saya, ya saya datang. Apa pun yang nanti diminta saya siap. Apa pun yang ditanyakan, saya siap jawab,” ujarnya kepada wartawan usai berziarah, Sabtu (6/12).
Gus Yahya mengaku membawa banyak dokumen untuk menjelaskan permasalahan PBNU di hadapan para kiai sepuh.
Ia berharap, pertemuan yang diinisiasi PP Tebuireng ini bisa menyelesaikan polemik yang ada di tubuh PBNU saat ini.
”Saya datang bersama teman-teman dari PBNU. Semua penjelasan, semua dokumen apabila diminta kita siapkan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi awal dari penyelesaian,” kata Gus Yahya.
Untuk diketahui, PP Tebuireng menggelar silaturahmi untuk Mustasyar dan Ketua Umum PBNU.
Undangan silaturahmi ini ditandatangani Pengasuh PP Tebuireng KH Abdul Hakim Machfudz atau Gus Kikin.
Pertemuan Mustasyar dan Ketua Umum PBNU di Ndalem Kasepuhan PP Tebuireng ini digelar tertutup.
Pantauan wartawan di lokasi, ada sejumlah kiai sepuh NU yang hadir. Di antaranya, mantan Ketum PBNU KH Said Aqil Sirodj, Pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri KH Anwar Mansyur, dan Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso Kediri KH Nurul Huda Djazuli. (riz/naz)
Editor : Achmad RW