Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kejar Mobil Mencurigakan, Polantas Jombang Berhasil Temukan Mobil yang Hilang Dari Solo

Achmad RW • Jumat, 5 Desember 2025 | 03:54 WIB
Aksi kejar-kejaran mewarnai penindakan yang dilakukan anggota Satlantas Polres Jombang setelah mendapati sebuah Toyota Avanza silver berpelat nomor mencurigakan di Jalan Basuki Rahmat, Jombang, Jumat
Aksi kejar-kejaran mewarnai penindakan yang dilakukan anggota Satlantas Polres Jombang setelah mendapati sebuah Toyota Avanza silver berpelat nomor mencurigakan di Jalan Basuki Rahmat, Jombang, Jumat

RadarJombang.id – Aksi kejar-kejaran mewarnai penindakan yang dilakukan anggota Satlantas Polres Jombang setelah mendapati sebuah Toyota Avanza silver berpelat nomor mencurigakan di Jalan Basuki Rahmat, Jombang, Jumat (28/11/2025) sore.

Diketahui kemudian, mobil itu adalah mobil milik warga Surakarta, Jawa Tengah yang dibawa lari pria asal Surabaya sejak pertengahan November lalu.

"Jadi bermula dari patroli sore kami menemukan mobil Yoyota Avanza nopol L 1207 BT yang mencurigakan, saat dihentikan tidak mau, akhirnya dikejarlah sama petugas," terang Kasatlantas Polres Jombang Iptu Rita Puspitasari.

Pengejaran berlangsung dari pusat kota hingga masuk wilayah perkampungan di Desa Jabon atau sekitar 3 kilometer dari titik awal.

Petugas akhirnya berhasil menghentikan laju mobil setelah pengemudi tersudut di jalan desa.

"Saat diminta surat-surat kendaraan, pengemudi tidak mampu menunjukkannya, hingga mobil kita tahan dan disita," lanjutnya.

Namun, pemeriksaan nomor mesin dan nomor rangka kemudian mengungkap mobil tersebut memakai nopol palsu. Identitas asli kendaraan adalah AD 1593 ZF milik Mahanani, warga Tunggulrejo, Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Petugas menelusuri lebih jauh melalui unggahan di media sosial dan menemukan laporan kehilangan dengan ciri kendaraan yang sama.

Pemilik mobil, Supriadi 45 dan istrinya Kiswati 40, warga Kelurahan Gilingan, Banjarsari, Surakarta, kemudian diminta datang ke Polres Jombang untuk menunjukkan bukti kepemilikan.

“Kendaraan kami serahkan kembali setelah ada kecocokan data dan pemiliknya terverifikasi,” ujarnya.

Supriadi menjelaskan, mobil itu awalnya disewa tetangganya, Eva, bersama seorang pria bernama Wahyu yang baru dikenalnya.

Rencana awalnya, mobil itu disebut akan digunakan Wahyu dan Eva untuk liburan ke wilayah Jogjakarta.

"Akad awalnya sewa memang, dan sudah dibayar sehari sebesar Rp 200 ribu, pada Rabu (19/11)," lontar Supriadi.

Namun, mobil itu justru ibawa kabur setelah Wahyu menyuruh Eva pulang sebentar untuk berganti pakaian.

Bahkan, hingga berhari-hari, mobil itu tak kunjung kembali. Sadar jadi korban pencurian, iapun memosting kehilangan itu di media sosial.

"Sampai akhrinya ada yang menghubungi saya katanya mobil saya kena tilang di Jombang," lontarnya.

Supriadi, juga memastikan mobil yang ditilang itu memang adalah mobilnya. Kendati pelaku pencurian yang bernama Wahyu, telah mengubah beberapa bentuk mobilnya.

"Nopol sudah diganti pakai palsu, velg juga sudah diganti, sama bagian atas mobil juga sudah dilepas sama dia, tapi ini jelas mobil saya," pungkasnya.

Kasus dugaan penggelapan kendaraan tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Jombang untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Untuk selanjutnya ya saya juga sudah buat laporan ke Polres Surakarta, soal kelanjutan kasusnya saya pasrah sama polisi juga, yang jelas terimakasih banyak karena mobil saya sudah ditemukan," pungkasnya. (riz)

Editor : Anggi Fridianto
#kejar kejaran #Jombang #warga #mobil #dicuri #polres jombang