RadarJombang.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Jombang menggelar pembinaan bagi kepala sekolah di Aula Terbuka, Kamis-Jumat (27-28/11).
Kegiatan ini menekankan transparansi, akuntabilitas, dan penertiban administrasi sekolah sesuai regulasi terbaru.
”Kepala sekolah memegang peran strategis dalam memastikan tata kelola sekolah berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan. Pembinaan seperti ini penting agar seluruh kebijakan dapat diimplementasikan secara benar dan seragam,” ungkap Kepala Dinas P dan K Kabupaten Jombang Wor Windari.
Pembinaan diberikan kepada 474 kepala SD Negeri, 48 kepala SMP Negeri, 22 kepaka TK negeri, 2 kepala SKB, 31 pengawas TK, SD dan SMP, 16 penilik, serta 5 pengurus MKKS SMP swasta.
Kegiatan itu, juga diikuti 5 pengurus KKKS SD Swasta, dan 5 pengurus himpaudi.
Hadir pula 5 pengurus IGTKI, 5 pengurus PKG, 5 pengurus Forum PKBM, 5 pengurus Himpunan Penyelenggara Kursus Indonesia (HIPKI) dan 5 pengurus Asosiasi Tutor Indonesia (Astina).
Wor Windari, menegaskan kepala sekolah memegang peran besar dalam memastikan pengelolaan sekolah berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai aturan.
Pembinaan menghadirkan pemateri dari BKPSDM, Inspektorat, dan BPKAD Jombang.
Materi yang disampaikan meliputi Penggajian PPPK Paruh Waktu, Kepegawaian ASN, Administrasi Aset, hingga pelaporan keuangan.
Selain soal administrasi, Wor Windari menekankan pentingnya penguatan pengawasan internal.
Juga ketertiban laporan agar satuan pendidikan memiliki standar tata kelola yang sama.
Hal itu, perlu agar seluruhnya selaras dengan arah kebijakan pendidikan daerah.
”Kami berharap kepala sekolah mampu mengimplementasikan seluruh pemahaman baru dalam pengelolaan sekolah sehari-hari sehingga tercipta tata kelola yang profesional dan berpihak pada peningkatan mutu layanan pendidikan,” pungkasnya. (wen/fid)
Editor : Achmad RW