LEBIH dari separuh hidupnya didedikasikan untuk dunia pendidikan, Moh. Zainul Abidin, S.Pd, guru SMAN Plandaan Jombang, menjadi salah satu sosok inspiratif yang terus konsisten menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada peserta didik. Berkarier sebagai guru selama 28 tahun, ia menilai profesi yang digelutinya merupakan jalan pengabdian penuh makna.
Bagi Zainul Abidin, Hari Guru bukan sekadar peringatan rutin, melainkan wujud kebanggaan dan penghormatan terhadap profesi pendidik yang telah mendapatkan pengakuan dan penghargaan di masyarakat.
”Saya bangga menjadi guru karena saya mampu memberikan sesuatu untuk anak didik demi masa depan mereka, terlebih profesi guru telah mendapatkan pengakuan dan penghargaan,” tuturnya.
Menyoal pembentukan karakter siswa, ia memegang teguh falsafah pendidikan Ki Hadjar Dewantara, Ing ngarso sung tulodo.
Menurutnya, siswa akan meniru apa yang mereka lihat dari figur gurunya.
”Karakter siswa akan terbentuk jika guru mampu memberikan contoh terbaik sehingga terjadi proses imitasi pada diri siswa kepada figur guru,” jelasnya.
Zainul Abidin juga menitipkan harapan besar kepada seluruh peserta didiknya. Ia ingin mereka tumbuh sebagai generasi yang mampu membawa perubahan dan meneruskan perjuangan bangsa.
”Semoga anak-anak menjadi generasi harapan bangsa yang mampu menyambung tali estafet untuk kemajuan bangsa menuju Indonesia yang maju dan bermartabat,” ujarnya.(yan/naz)
Editor : Anggi Fridianto