Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

90 Hektare Sawah di Jombang Terendam Banjir, Meluas Hingga Lahan Pertanian Warga

Anggi Fridianto • Sabtu, 22 November 2025 | 14:25 WIB
Petugas DInas PUPR Jobang membersihkan sangkrah akibat banjir.
Petugas DInas PUPR Jobang membersihkan sangkrah akibat banjir.

Radarjombang.id - Banjir yang menerjang Kecamatan Ploso tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga meluas ke lahan pertanian warga. Data sementara menyebutkan sekitar 90 hektare sawah tergenang air, tersebar di empat desa. Sebagian besar lahan tersebut sudah ditanami padi.

Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Ploso, Syaifuddin, mengatakan pendataan awal menunjukkan total sekitar 90 hektare sawah terendam.

Rinciannya, Desa Jatigedong sekitar 35 hektare, Ploso 20 hektare, Rejoagung 30 hektare, dan Desa Tanggungkramat sekitar 5 hektare.

”Hasil pendataan awal ada sekitar 90 hektare terendam, tersebar di empat desa,” kata Syaifuddin, Jumat (21/11).

Ia menjelaskan, luasan banjir di wilayah Kecamatan Ploso kian meluas akibat aliran kiriman dari wilayah Kecamatan Plandaan dan Kabuh.

”Banjir sampai hari ini (kemarin) bertambah, karena aliran dari sebagian Plandaan dan Kabuh itu masuk di sebagian Desa Tanggungkramat, lalu nandon di Rejoagung, bertahap masuk ke wilayah Desa Ploso dan akhirnya di Desa Jatigedong serta Gedongombo sampai sekarang masih tergenang,” imbuhnya.

Untuk Desa Gedongombo, genangan juga terjadi namun lahannya belum ditanami padi karena baru selesai masa tanam tembakau.

Usia padi yang terendam pun bervariasi. Di Rejoagung ada yang berumur sekitar 15 hari, tergolong masih sangat muda.

Sementara di Desa Ploso dan Jatigedong rata-rata sudah mendekati umur satu bulan. ”Semoga tidak lama sehingga tidak sampai gagal,” harapnya. (fid/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#Rendam #banjir #sawah #Jombang #dinas PUPR