Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Empat SMP Swasta di Jombang Digelontor Rp 3,5 Miliar dari APBN 2025

Wenny Rosalina • Selasa, 11 November 2025 | 15:09 WIB

 

 

DIKEBUT: Proyek revitalisasi di SMPN 3 Mojoagung (3/11).   
DIKEBUT: Proyek revitalisasi di SMPN 3 Mojoagung (3/11).  

Radarjombang.id – Sebanyak empat SMP swasta di Kabupaten Jombang mendapat program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat. Total anggaran mencapai Rp 3,5 miliar. Seluruhnya ditargetkan tuntas pada akhir tahun ini.

’’Teknis pelaksanannya sama, semuanya dikerjakan dengan cara swakelola,” kata Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Indah Rochani (9/11).

Rinciannya, SMP Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang mendapatkan nilai paling banyak, yaitu Rp 1.668.000.000. SMP Pancasila Mojowarno mendapatkan Rp 987.000.000, SMP Muhammadiyah 1 Jombang mendapatkan Rp 635.000.000 dan SMP Al Asfiyah Bandarkedungmulyo mendapatkan Rp 244.000.000.

Sesuai masa kontrak, pengerjaan dilaksanakan 120 hari. ”Untuk yang empat sekolah swasta ini baru dimulai akhir Agustus, tapi tetap berakhir 120 hari. Akhir tahun ini, seluruhnya sudah tuntas,” ungkapnya.

Dijelaskan, sekolah penerima program revitalisasi tahun ini akan mendapatkan bantuan fisik berupa perbaikan ruang kelas, laboratorium, maupun fasilitas penunjang pembelajaran lainnya.

Pengajuan revitalisasi disampaikan masing-masing sekolah melalui dapodik (data pokok pendidikan). Juga ada pengajuan melalui proposal ke Dinas P dan K, hanya saja dinas P dan K Jombang hanya dapat memberikan  rekomendasi, tidak menentukan sekolah dapat atau tidak.

Adapun rekomendasi diberikan atas pertimbangan beberapa hal. Di antaranya jumlah siswa dan kebutuhan di lapangan. ”Proses pengajuan dilakukan melalui Dapodik dan juga pengajuan proposal ke dinas. Kami di daerah hanya memberikan rekomendasi,” ujarnya.

Dari total 10 rekomendasi yang dikeluarkan dinas P dan K Jombang, hanya empat sekolah yang terealisasi tahun ini. ”Dari segi jumlah siswa dan kebutuhan yang mendesak, kami seleksi dan rekomendasikan sekitar sepuluh sekolah. Namun, yang akhirnya disetujui pusat dan terealisasi hanya empat,” tambahnya.

Selain itu, ada delapan SMP negeri tahun ini juga menerima program revitalisasi. Seluruhnya sudah berjalan mulai Agustus. Nilai anggaran bervariasi, SMPN 2 Megaluh Rp 1.199.000.000. SMPN 2 Jogoroto Rp 1.000.100.000. SMPN 3 Jombang Rp 2.794.000.000. SMPN 1 Mojowarno Rp 2.026.000.000. SMPN 3 Mojoagung Rp 786.000.000. SMPN Ngusikan Rp 2.452.000.000. SMPN 2 Bareng Rp 1.279.000.000. SMPN 2 Wonosalam Rp 1.390.500.000.

”Untuk yang negeri semua sudah diatas 50 persen prosesnya,” ucapnya. (wen/ang)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Jombang #Sekolah #rehabilitasi