Radarjombang.id - Jumlah daftar pahlawan nasional asal Jombang bertambah usai Presiden RI Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) melalui Keputusan Presiden RI Nomor 116/TK/2025 tanggal 6 November 2025.
Penganugerahan tersebut disambut positif pihak keluarga besar Pondok Pesantren Tebuireng. Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Putri, KH Fahmi Amrullah Hadzik, menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut.
“Harapan saya semoga perjuangan mereka itu menjadi inspirasi bagi generasi sekarang ini, terutama generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya, Senin (10/11).
Sementara itu, penelusur sejarah perjuangan asal Jombang, M Faisol, menyebut dengan penganugerahan gelar tersebut, kini Kabupaten Jombang memiliki empat tokoh yang diakui sebagai Pahlawan Nasional.
Mereka adalah KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Abdul Wahid Hasyim, KH Hasyim Asy’ari, dan KH Abdul Wahab Hasbullah.
Ia menilai penetapan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional merupakan pengakuan terhadap peran besar Jombang dalam perjalanan bangsa.
“Dengan gelar ini, Jombang kini punya empat pahlawan nasional dari kalangan ulama yang berpengaruh besar di tingkat nasional,” katanya.
Secara keseluruhan, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan jumlah Pahlawan Nasional terbanyak di Indonesia.
”Deretan tokoh pahlawan asal Jombang itu menegaskan bahwa kota santri ini bukan hanya pusat pendidikan agama, tetapi juga sumber inspirasi perjuangan dan kepemimpinan nasional yang terus relevan hingga kini,’’ pungkasnya.
Dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, Kota Surabaya menempati posisi pertama dengan total sembilan tokoh Pahlawan Nasional, antara lain HOS Tjokroaminoto, KH Mas Mansyur, MT Haryono, Iswahyudi, Sutomo, Soekarno, HR Mohammad, M. Jasin, dan AR Baswedan.
Posisi kedua ditempati oleh Kabupaten Jombang dengan empat tokoh, yakni KH Abdul Wahid Hasyim, KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahab Chasbullah, dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang baru saja ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden RI Nomor 116/TK/2025 tanggal 6 November 2025.
Sementara itu, Kabupaten Nganjuk dan Malang masing-masing memiliki dua Pahlawan Nasional. Dari Nganjuk tercatat nama Dr. Soetomo dan Marsinah, sedangkan dari Malang ada Mas Isman dan KH Masjkur.
Adapun sejumlah kabupaten/kota lain di Jawa Timur memiliki masing-masing satu Pahlawan Nasional, di antaranya:
Bangkalan: Syaikhona Muhammad Kholil
Pamekasan: M. Tabrani
Situbondo: KHR As’ad Syamsul Arifin
Blitar: Sukarni
Kediri: Prof. Dr. Moestopo
Bojonegoro: Tirto Adi Soerjo
Sidoarjo: Suroso
Pasuruan: Untung Suropati dan Dr. Setiabudi
Trenggalek: Supriyadi
Sampang: Halim Perdanakusuma
Tuban: Basuki Rachmat
Gresik: Harun
Magetan: RMT Soeryo
(ang)
Editor : Anggi Fridianto