Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Atap SDN Plosogenuk 1 Ambrol Sejak Tahun Lalu, Sekdakab Perintahkan Hal Ini ke Dinas P dan K Jombang

Wenny Rosalina • Senin, 10 November 2025 | 15:01 WIB

   RUSAK BERAT: Kondisi salah satu gedung SDN Plosogenuk 1 Kecamatan Perak rusak berat, Jumat (7/11).   
  RUSAK BERAT: Kondisi salah satu gedung SDN Plosogenuk 1 Kecamatan Perak rusak berat, Jumat (7/11).  
 

 

 

Radarjombang.id – Kerusakan parah pada gedung SDN Plosogenuk 1 Kecamatan Perak mendapatkan perhatian serius dari Pemkab Jombang.

Rencananya, perbaikan bakal dilaksanakan secepatnya melalui P-APBD 2025, karena bersifat mendesak.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo. Ia menegaskan perbaikan atap sekolah yang rusak akan segera dilakukan menyusul adanya instruksi langsung dari Bupati Jombang. ”Perbaikan kita lakukan tahun ini,’’ ujar dia, Minggu (9/11).

Ia menambahkan, pihaknya telah meninjau lokasi kerusakan pada Kamis (7/11). Dari hasil pengecekan, kondisi bangunan dinilai cukup mendesak untuk segera mendapat penanganan.

“Kemarin kami sudah meninjau ke sana dan sesuai instruksi Abah Bupati untuk diperbaiki langsung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat berada di lokasi, dirinya langsung koordinasi dengan pihak terkait agar perbaikan dapat segera dilakukan melalui mekanisme Pengadaan Langsung (PL) melalui anggaran P-APBD 2025.

Langkah cepat itu diambil karena proses belajar mengajar terdampak signifikan. Pemkab Jombang berharap perbaikan ini dapat segera memulihkan kegiatan belajar mengajar agar siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman.

“Pertimbangannya karena kondisinya urgen. Kasihan siswa harus belajar di parkiran. Kita minta langsung diperbaiki agar KBM kembali normal,” pungkas Agus.

Sebelumnya kondisi bangunan SDN Plosogenuk 1 Kecamatan Perak, Jombang memprihatinkan. ’’Kerusakan mulai tampak parah 2024, awalnya waktu itu hanya plafon yang ambrol,’’ kata Kepala SDN Plosogenuk 1 Kecamatan Perak, Lusi Dian Winari.

Saat itu kelas tidak langsung dikosongkan. Awalnya sekolah memperbaiki sementara, karena belum mengetahui bagian atas.

Baru menyadari jika kayu sudah sangat rapuh setelah ambrolnya plafon merembet dari satu titik ke titik lainnya.

’’Setelah kami analisa, ternyata banyak rayap, sampai buku yang kami simpan di lemari besi juga habis di makan rayap,’’ ungkapnya sembari menunjukkan lemari besi yang ia gunakan menyimpan buku. Tidak hanya atap yang rusak parah, kusen jendela juga keropos parah, hingga nyaris tak tersisa.

Ruang kelas itu akhirnya mulai dikosongkan. Kelas yang siswanya sedikit digeser ke perpustakaan di awal 2025.

Kondisi kian parah karena dilihat dari kejauhan atap bergelombang. Tak ingin terjadi hal membahayakan, akhirnya dua kelas lain juga dikosongkan di awal tahun pelajaran 2025/2026 Juli lalu.

Siswa kelas 1 belajar di UKS. Ruangannya sangat sempit. Siswa belajar dengan lesehan. Jarak antar siswa mepet karena keterbatasan tempat.

Siswa kelas 3 di perpustakaan, berdampingan dengan koleksi buku-buku miliki sekolah. Sedangkan siswa kelas 4 belajar di parkiran sepeda. Ini satu-satunya tempat yang teduh dan beratap. Berdampingan dengan sepeda siswa yang tepat berada di sampingnya.

Parkiran dibuat kelas darurat. Beberapa sisi ditutup dengan papan tulis dan banner bekas agar siswa tak kepanasan.

’’Sebetulnya beberapa wali murid mengajukan diri, untuk memakai rumahnya sebagai tempat belajar sementara. Tapi karena pertimbangan pengawasan dan lainnya, akhirnya kami memilih untuk di parkiran saja. Karena kalau jaraknya cukup jauh kan pengawasan kita juga makin terbatas. Itu juga atas koordinasi dengan pengawas,’’ jelasnya.

Upaya pengajuan rehab sudah dilakukan sejak ambolnya plafon yang pertama tahun 2024. Namun pengajuan belum tembus, akhirnya mengajukan lagi tahun 2025, bahkan pengajuannya dua kali. ”Yang pertama saya langsung mengajukan ke dinas, yang kedua saya ajukan lewat link,” pungkasnya. (wen/ang)

Editor : Anggi Fridianto
#SDN Plosogenuk 1 Kecamatan Perak #Jombang #Pemkab Jombang #Dinas P dan K Jombang #sekolah rusak #Rusak Akibat Layangan