Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

10 Pejabat Jombang Jalani Asesmen di Surabaya Hari Ini, Rebut 3 Kursi Eselon II

Anggi Fridianto • Senin, 27 Oktober 2025 | 14:18 WIB

 

Ilustrasi mutasi dan promosi jabatan
Ilustrasi mutasi dan promosi jabatan

Radarjombang.id – Tahapan seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkup Pemkab Jombang terus berlanjut.

Dari total 19 peserta yang lolos seleksi administrasi, sebanyak 10 orang dijadwalkan mengikuti asesmen di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Senin (27/10) hari ini.

”Besok (hari ini) dilaksanakan asesmen di Surabaya,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jombang Anwar, Minggu (26/10).

Asesmen hanya dilakukan bagi peserta yang belum memiliki hasil uji kompetensi manajerial yang masih berlaku.

”Jadi hanya 10 orang yang menjalani asesmen, karena sembilan peserta lainnya asesmennya masih berlaku dan tetap bisa digunakan,” imbuh dia.

Pelaksanaan asesmen akan berlangsung di BKD Provinsi Jatim yang memiliki fasilitas dan tim penguji lengkap.

”Jombang belum memiliki tim asesmen sendiri. Sebenarnya kita punya empat orang asesor, tapi belum memenuhi syarat dan juga belum memiliki gedung asesmen,” ujar Anwar. Proses asesmen diperkirakan berlangsung selama satu hari.
”Biasanya malamnya sudah selesai,” kata Anwar.

Sebelumnya, seleksi terbuka JPTP di Pemkab Jombang diikuti 19 peserta yang bersaing untuk tiga jabatan eselon II B. Yakni Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo mengingatkan peserta agar mengikuti proses seleksi secara profesional.

”Kami sudah sampaikan kepada rekan-rekan peserta bahwa pelaksanaan seleksi ini betul-betul murni, tidak ada permainan macam-macam. Jika ada yang terbukti melakukan praktik transaksional, akan langsung kami diskualifikasi,” tegasnya, Selasa (21/10).

Tahapan assessment dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober. Peserta akan diuji kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan potensi strategis. Penilaian melibatkan tim internal dan eksternal untuk menjamin objektivitas.

Baca Juga: Akses Warga Makin Lancar, Pemdes Kepuhdoko Jombang Bangun Jalan Rabat Beton Rp 119 Juta

Agus menegaskan, Bupati Warsubi telah menginstruksikan agar seluruh tahapan seleksi bebas dari intervensi dan praktik curang.

”Pak Bupati juga sudah mengingatkan, tidak boleh ada permainan jabatan. Kalau sampai ketahuan, tidak hanya peserta yang kami diskualifikasi, tetapi juga bisa ada tindakan tegas lainnya,” kata Agus.

Pemkab juga mengingatkan peserta agar tidak mudah percaya pada oknum yang mengaku bisa meloloskan seleksi dengan imbalan. “Kami pastikan tidak ada calo jabatan. Kalau ada yang mengaku bisa mengatur hasil seleksi, itu pasti bohong. Jangan sampai peserta termakan bujuk rayu oknum yang tidak bertanggung jawab,” tandasnya. (fid/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Seleksi terbuka (selter) #Warsubi #Bupati Jombang #asesmen #JPTP #pejabat #Jombang #Pemkab Jombang #BKPSDM Jombang #berita jombang hari ini #mutasi