Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sidak Gudang Pupuk di Jombang, Menko Pangan Sebut Harga Turun dan Stok Aman 

Anggi Fridianto • Minggu, 26 Oktober 2025 | 02:33 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang pupuk di Kabupaten Jombang, Sabtu (25/10) sore.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang pupuk di Kabupaten Jombang, Sabtu (25/10) sore.

Radarjombang.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang pupuk di Kabupaten Jombang, Sabtu (25/10) sore. 

Dalam kunjungannya, Zulkifli memastikan pasokan pupuk di wilayah tersebut dalam kondisi aman dan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan petani menjelang musim tanam.

Menurut Zulkifli, kondisi ketersediaan pupuk saat ini jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

Hal itu sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menurunkan harga pupuk bersubsidi hingga 20 persen.

“Saat ini kondisi pupuk sangat menguntungkan petani. Harga-harga turun semua, kebijakan Presiden Prabowo memotong harga, hasilnya benar-benar terasa di lapangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penurunan harga pupuk mencakup berbagai jenis, di antaranya pupuk Urea dari Rp2.250 menjadi Rp1.800 per kilogram, NPK dari Rp2.300 menjadi Rp1.840, NPK untuk kakao dari Rp3.300 menjadi Rp2.640, ZA dari Rp1.700 menjadi Rp1.360, dan pupuk organik dari Rp800 menjadi Rp640 per kilogram.

Zulkifli menegaskan, turunnya harga pupuk tidak mengurangi jumlah pasokan maupun besaran subsidi yang diberikan pemerintah.

Sebaliknya, dengan harga yang lebih rendah, petani dapat menyiapkan kebutuhan pupuk lebih awal sebelum musim tanam.

“Ketersediaan pupuk lebih dari cukup. 

Jadi sebelum menanam, petani sudah bisa merasa aman. Anggaran dan subsidi tetap, tetapi harga pupuk turun,” tegasnya.

Pemerintah berharap penurunan harga dan ketersediaan stok pupuk yang melimpah dapat mendorong peningkatan produktivitas serta kesejahteraan petani.

Zulkifli menambahkan, di wilayah Jawa Timur terdapat stok pupuk sekitar 2 juta ton, sementara yang baru tertebus sekitar 1,5 juta ton.

 

 “Masih ada cadangan yang besar. Petani bisa memanfaatkan pupuk yang tersedia di wilayah masing-masing untuk meningkatkan hasil panen,” pungkasnya. (ang)

 

Editor : Anggi Fridianto
#sidak #Menko Pangan Zulkifli Hasan #pabrik #Jombang #Pupuk