Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Dorong UMKM Lokal Naik Kelas, Bank Jombang Salurkan Kredit Rp 17,1 Miliar untuk SPPG

Ainul Hafidz • Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:35 WIB
BEROPERASI: Salah satu SPPG program Kredit SPPG milik Bank Jombang yang sudah beroperasi
BEROPERASI: Salah satu SPPG program Kredit SPPG milik Bank Jombang yang sudah beroperasi

Radarjombang.id – Dalam momentum Hari Jadi ke-115 Kabupaten Jombang menjadi spirit baru  bagi PT BPR Bank Jombang Perseroda meneguhkan komitmen mendukung program-program strategis pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Terbaru, Bank Jombang menyalurkan kredit sebesar Rp 17,1 miliar untuk mendukung pelaksanaan Program Kredit SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).

Direktur Utama Bank Jombang, Dr Afandi Haris Setyo Nugroho SE MM mengatakan, sebagai bank pembangunan daerah, Bank Jombang memiliki tanggung jawab bersinergi aktif dalam pembangunan ekonomi lokal.

”Khususnya melalui program-program yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Afandi.

Salah satu bentuk nyata kontribusi itu, yakni dukungan pada Program Kredit SPPG. Program ini selaras dengan kebijakan nasional berupa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan gizi anak-anak Indonesia.

”Kami berperan sebagai mitra pembiayaan dalam mendorong pelaksanaan program ini di daerah. Sampai Oktober 2025, kami menyalurkan kredit sebesar Rp 17,1 miliar kepada 25 debitur, dengan 14 unit SPPG sudah beroperasi di berbagai wilayah di Jombang,” imbuhnya.

Tak hanya mendukung ketahanan gizi anak, program ini juga membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM lokal.

Melalui skema pembiayaan Bank Jombang, pelaku usaha bisa membuka layanan katering makanan sehat untuk anak sekolah.

”Program ini memberikan peluang usaha baru bagi pelaku UMKM dan turut menciptakan lapangan kerja baru. Jadi manfaatnya bukan hanya di sektor kesehatan anak, tapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, terutama di kalangan pelaku usaha mikro,” imbuhnya.

Bank Jombang akan terus memperkuat peran sebagai bank pembangunan daerah dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit. ”Kolaborasi dengan pemerintah daerah, menjadi kunci sukses dalam menumbuhkan ekonomi inklusif di daerah,” imbuhnya.

Lebih jauh, Bank Jombang juga memastikan keterlibatannya dalam program-program prioritas daerah. Tujuannya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jombang secara menyeluruh.

”Kami selalu membuka ruang kolaborasi dengan seluruh stakeholder, terutama pemerintah daerah. Karena keberhasilan pembangunan tidak bisa dilepaskan dari sinergi antara sektor keuangan daerah dan arah kebijakan publik,” pungkasnya. 

Genjot Literasi Keuangan Lewat Program Komunitas

Simarmas 100 dan BJ Univ Jadi Andalan

SEMENTARA itu, tak hanya fokus pada pembiayaan, PT BPR Bank Jombang Perseroda juga aktif mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Lewat beragam inovasi produk dan program edukatif, bank milik Pemkab Jombang ini terus memperkuat peran dalam pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Direktur Bisnis Bank Jombang Adam Joyo Pranoto ME menyebut, salah satu produk unggulan yang kini jadi primadona adalah Simarmas 100 (Simpanan Arisan Masyarakat). Skema simpanan berbasis komunitas ini dirancang untuk menumbuhkan budaya menabung secara kolektif.

”Simarmas 100 tidak hanya menumbuhkan kebiasaan menabung, tapi juga memperkuat solidaritas komunitas. Ini jadi pintu masuk untuk memperluas inklusi keuangan hingga lapisan masyarakat paling bawah,” ujar Adam.

Selain mendorong masyarakat umum, Bank Jombang juga menargetkan generasi muda lewat program BJ Tour dan BJ University (BJ Univ). Program ini memberikan pelatihan literasi keuangan kepada pelajar, santri, dan komunitas muda di seluruh Jombang.

Melalui pendekatan edukatif yang menarik, generasi muda dibekali pemahaman seputar perencanaan keuangan, pentingnya menabung, hingga pengelolaan keuangan secara mandiri dan cerdas. ”BJ Univ merupakan ruang belajar yang kami hadirkan agar generasi muda melek keuangan sejak dini. Mereka inilah penggerak masa depan ekonomi Jombang,” kata Adam.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan Bank Jombang Suhariani SE menambahkan, sinergi dengan pemerintah daerah akan terus diperkuat. Bank Jombang tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga bagian dari solusi kesejahteraan masyarakat. ”Kami ingin tumbuh dan maju bersama masyarakat. Program edukatif dan pembiayaan strategis akan terus kami dorong sebagai kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Suhariani.

Momentum peringatan Hari Jadi ke-115 Pemkab Jombang menjadi titik refleksi sekaligus pemacu semangat Bank Jombang untuk terus hadir di tengah masyarakat. ”Kolaborasi lintas sektor pun harapannya mampu mempercepat kemajuan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan di Jombang,” kata Suhariani. (fid/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Jombang #naik kelas #UMKM #Bank Jombang #Mbg