RadarJombang.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang terus menggenjot pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di empat desa.
Hingga pertengahan Oktober, progres fisik bervariasi antara 60 hingga 80 persen.
Ditargetkan seluruh proyek pembangunan TPS3R itu bisa rampung awal Desember 2025 mendatang.
Kepala DLH Jombang Miftahul Ulum menyebutkan, TPS3R di Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan mencatat progres tertinggi, yakni 80,46 persen.
”Pembangunan di Tanjunggunung lebih cepat karena sumber anggarannya dari APBD. Saat ini sudah masuk termin ketiga, sehingga prosesnya lebih lancar,” ujarnya.
Sementara tiga titik lainnya dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dari pemerintah pusat.
Masing-masing TPS3R di Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo mencapai 63,49 persen, Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan 64,6 persen, dan Desa Cukir, Kecamatan Diwek 61,3 persen.
”Tiga proyek yang didanai DAK masih dalam pencairan termin kedua. Termin ketiga dijadwalkan diproses pada minggu keempat Oktober ini,” imbuh Ulum.
Masing-masing proyek DAK mendapat alokasi Rp 600 juta, total Rp 1,8 miliar.
Sedangkan pembangunan di Tanjunggunung yang bersumber dari APBD Jombang 2025 dialokasikan Rp 460 juta.
DLH menargetkan seluruh pembangunan TPS3R tuntas paling lambat akhir Desember.
”Harapannya November dan Desember sudah bisa dilakukan pendampingan, sekaligus operasional awal,” tandasnya.
Ulum menegaskan, pembangunan TPS3R tidak hanya soal infrastruktur.
”Kunci pengelolaan sampah bukan hanya sarana, tapi juga komitmen dan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah dari sumbernya, yaitu rumah tangga,” pungkasnya. (fid/naz)
Editor : Achmad RW