Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Emak-Emak Spesialis Pembobol Kios Pasar di Jombang Dibekuk, Ternyata Sudah Beraksi di Banyak Tempat

Achmad RW • Rabu, 10 September 2025 | 17:26 WIB
Potongan video saat wanita asal probolinggo kepergok bobol kios di Pasar Tapen Jombang
Potongan video saat wanita asal probolinggo kepergok bobol kios di Pasar Tapen Jombang

RadarJombang.id– Uswatun Hasanah, 45, emak-emak yang tertangkap warga saat membobol kios Pasar Tapen Minggu (31/8) siang lalu ternyata tak hanya sekali beraksi.

Setelah ditangkap diinterogasi di kantor polisi, ia mengakui telah beraksi di sejumlah pasar di Kabupaten Jombang, bahkan di kota lain.

Hal itu, diungkap Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan melalui Kasatreskrim AKP Margono Suhendra.

"Jadi setelah kita dalami, dia memang ounya banyak TKP, catatan kami di Jombang saja ada tiga pasar, yaitu Pasar Perak, Pasar Keboan dan Pasar Tapen itu," terangnya kepada Jawa Pos Radar Jombang (10/9).

Margono menjelaskan, dalam pemeriksaan, diketahui Uswatun memang kerap kali beraksi sendirian.

Wanita asal Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo itu memang setiap harinya berkeliling ke sejumlah kota, dengan tujuan menjarah kios dan toko di pasar.

"Jadi rutenya dia hampir sama sebenarnya setiap hari, dia motoran dari Probolinggo sampai ke sejumlah wilayah termasuk Jombang mencari pasar yang terlihat sepi," terangnya.

Setelah itu, ia pun beraksi dengan membobol kios-kios di pasar itu. Biasanya, Uswatun akan mengambili barang dagangan yang ada di dalam lapak pedagang itu.

"Diambili seadanya saja, seperti yang di tapen itu kan ya beras ya minyak, di Pasar Perak juga begitu kan," imbuhnya.

Kasatreskrim juga memastikan, hingga akhirnya ditangkap ia juga beraksi sendirian dan berkeliling mwnggunakan motor miliknya yang kini ikut disita sebagai barangbukti.

"Beraksinya sendirian, jadi dia pakai motor, dari Probolinggo ke pasar yang jadi sasarannya," lontar Margono.

Sementara sembako dan barang hasil curian yang ia dapat, biasanya akan dijualnya kembali. Uswatun menjualnya ke sejumlah pasar lain atau toko lain yang ia lewati.

"Untuk barangnya dijual lagi, biasanya sambil pulang ke Probolinggi, dia jual ke toko, dan uangnya dipakai kebutuhan sehari-hari," tambahnya.

Akibat perbuatannya, wanita paro baya inipun kini harus meringkuk di tahanan. Polisi, menjeratnya dengan pasal 362 KUHP juncto pasal 65 KUHP tentang pencurian.

"Tersangka sudah ditahan sekarang dan diproses lebih lanjut," pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah video merekam aksi warga menangkap seorang emak-emak yang membobol kios Pasar Tapen, Kudu, Jombang beredar luas.

Wanita ini ditangkap warga setelah kepergok membobol dan mencuri barang dagangan di salah satu kios di passr tersebut.

Dari video yang didapatkan Jawa Pos Radar Jombang, wanita berkerudung dengan jaket jeans ini terlihat hanya bisa pasrah saat diamankan warga.

 

Seorang pria yang juga pemilik kios yang dibobolnya, memegangi bajunya sambil menginterogasinya.

"Sepurane aku mas, aku wong adoh, Probolinggo omahku," ucap wanita itu.

Namun upayanya merengek itu tak digubris warga yang geram akan aksinya. Beruntung, wanita ini tak jadi korban amuk massa yang sudah mengepungnya.

Dalam penangkapan itu, polisi berhasil menyita sejumlah barangbukti hasil curian. Seperti sebuah karung beras seberat 25 kikogram, 7 karung beras seberar masing-masing 5 kilogram, motor Honda Beat nopol N 2724 VAJ yang jadi sarana pencurian seperangkat alat bengkel dan uang tunai Rp 3,7 juta yang diduga hasil kejahatan pelaku. (riz)

Editor : Anggi Fridianto
#Pasar Tapen #kudu #kios #emak emak #Jombang #polres jombang #Kecamatan #bobol