Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Proyek Irigasi Pariterong Jombang Belum Tuntas, Pekerjaan Lanjutan Masih Berlangsung di Diwek

Ainul Hafidz • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 15:04 WIB

 

ILUSTRASI: Proyek irigasi Pariterong di Desa Kedawong, Kecamatan Diwek yang belum berfungsi.
ILUSTRASI: Proyek irigasi Pariterong di Desa Kedawong, Kecamatan Diwek yang belum berfungsi.

Radarjombang.id – Proyek irigasi Pariterong (Papar-Turi-Peterongan) milik BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Brantas sudah tuntas dikerjakan 2024 lalu.

Namun demikian, masih ada pengerjaan lanjutan di Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek.

Pantauan di lokasi, sejumlah pekerja sibuk memasang batu kali di plengsengan Saluran Rejoagung 4A. Beberapa pekerja lainnya melakukan pemlesteran pada saluran mengarah ke irigasi Pariterong.

Tepatnya, di sebelah utara irigasi Pariterong dibangun semacam saluran mengarah ke Saluran Rejoagung 4A. Beberapa material proyek juga menumpuk di sekitar lokasi.

Dikonfirmasi terkait itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang Bayu Pancoroadi melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air Sultoni mengakui, adanya pengerjaan di lokasi itu.

”Dari laporan teman-teman balai (BBWS Brantas) memang ada pengerjaan tambahan. Ada semacam pembuatan saluran penghubung, karena di titik itu belum ada koneksi ke Saluran Rejoagung 4A,” kata Sultoni dikonfirmasi, Kamis (22/8).

Menurutnya, saluran penghubung saat ini tengah dibangun agar aliran air dari Irigasi Pariterong bisa disuplai ke Rejoagung 4A.

”Sekarang dibuat konektor seperti yang sebelumnya diterapkan di Saluran Gude (Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek).

Termasuk juga pembenahan di sisi crossing, dan ada pasangan tegak di dekatnya yang sedang dikerjakan,” imbuh dia.

Pekerjaan ini, lanjut Sultoni, dilakukan langsung Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

Hal ini menyusul adanya beberapa titik kecil yang sebelumnya belum tertangani atau belum sempurna saat proyek utama dikerjakan.

”Misalnya belum ada konektor, atau penguat antara talang dan penghubung jalan opritan yang sekarang baru ditangani.

Karena ini bukan pekerjaan dalam satu paket besar, maka tidak disebutkan titik-titik lokasinya secara detil ke kami,” ujar Sultoni.

Pihaknya tidak mengetahui secara pasti apakah titik-titik tersebut sebelumnya memang sudah direncanakan dalam gambar kerja atau belum.

”Kami tidak tahu detail gambar tahun lalu. Tapi yang jelas, ini bukan perbaikan, melainkan murni penambahan di beberapa titik yang memang dibutuhkan,” kata Sultoni. (fid/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Jombang #Dinas PUPR Jombang #BBWS Brantas Jatim #BBWS #proyek pariterong jombang