Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Kisah Wamenaker Immanuel Ebenezer yang di-OTT KPK, Dari Ojol – Relawan - Mendadak Sultan – Kini Terancam Jadi Pesakitan

Achmad RW • Jumat, 22 Agustus 2025 | 22:10 WIB
Ilustrasi Wamenaker Immanuel Ebenezer memakai rompi tahanan KPK
Ilustrasi Wamenaker Immanuel Ebenezer memakai rompi tahanan KPK

RadarJombang.id – Nama Immanuel Ebenezer, atau yang akrab disapa Noel, mendadak jadi sorotan publik.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) ini ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK dengan barang bukti mencengangkan: belasan mobil mewah dan motor gede bernilai miliaran rupiah.

Yang bikin publik geger, hanya 10 bulan menjabat sebagai Wamenaker, harta Noel seolah melonjak drastis.

Kontras dengan kisah hidupnya yang dulu sempat jatuh bangun, bahkan pernah jadi driver ojek online (ojol) demi menghidupi keluarga.

Dari Ojol ke Kursi Kekuasaan

Perjalanan Noel bukanlah kisah pejabat biasa. Alumni Universitas Satya Negara Indonesia itu pernah mengaku menjadikan surat nikahnya sebagai jaminan untuk mendaftar sebagai driver ojol pada 2016.

“Saya pernah menjadi driver ojol pada tahun 2016, bahkan anak saya juga jadi driver ojol,” ucapnya kala itu.

Namun, bak roket, karier Noel menanjak cepat. Pada 2019, ia muncul sebagai ketua kelompok relawan Jokowi Mania (JoMan) saat pilpres.

Dari relawan, ia kemudian ditunjuk Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra, anak usaha PT Pupuk Indonesia, pada 2021.

Sayangnya, jabatan itu hanya bertahan sebentar. Noel dicopot pada Maret 2022 setelah memberikan kesaksian meringankan bagi Munarman, mantan petinggi FPI, dalam kasus terorisme.

Politik Berbelok, Nasib Berubah

Drama karier Noel berlanjut pada Pilpres 2024. Awalnya, ia mendirikan relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) untuk mendukung Ganjar-Mahfud.

Namun, Februari 2023 ia justru membubarkan GP Mania dan berbalik mendukung Prabowo Subianto.

Keputusannya berbuah manis. Setelah Prabowo menang, Noel diangkat menjadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan pada 2024.

Dari mantan ojol, ia kini duduk di kursi kekuasaan, sejajar dengan para pejabat elite.

Kontroversi demi Kontroversi

Sepanjang 10 bulan menjabat, Noel kerap jadi sorotan karena pernyataan kontroversial.

Saat menangani kasus PHK massal di PT Sritex, ia menyebut ada “tangan setan” yang berusaha memberangus perusahaan tersebut.

Ia juga sempat memicu kemarahan publik lewat komentarnya soal tagar #KaburAjaDulu.

“Mau kabur, kabur aja lah. Kalau perlu jangan balik lagi,” ucap Noel, Februari 2025. Ucapan ini dianggap tidak berempati dan menuai hujatan warganet.

Bahkan ketika bicara soal janji kampanye Prabowo-Gibran menciptakan 19 juta lapangan kerja, Noel kembali bikin gaduh. Ia menyinggung Presiden AS Donald Trump dengan nada sinis.

“Memang Pak Prabowo Tuhan bisa ngeliat ke depan? Ada yang tau Presiden Amerika sekarang Donald Trump? Semua gambling,” katanya pada 14 Agustus 2025.

Dari Sultan ke Pesakitan

Namun semua langkah cepat Noel bak roller coaster. Dari ojol, jadi relawan, kemudian komisaris, beralih jadi Wamenaker, lalu mendadak sultan dengan koleksi mobil mewah, dan kini terancam jadi pesakitan.

OTT KPK menuding Noel terlibat dugaan pemerasan perusahaan terkait sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Publik kini menanti, apakah perjalanan politik penuh lika-liku ini akan berakhir di meja hijau, atau justru membuka babak baru drama politik Indonesia. (joc/riz)

Editor : Achmad RW
#sultan #ott kpk #Wamenaker #Pesakitan #Immanuel Ebenezer #ojol #kisah hidup