Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Prabowo Alokasikan Rp 178,7 Triliun untuk Tunjangan Guru dan Dosen di 2026, P2G Sebut Belum Tepat Sasaran

Anggi Fridianto • Kamis, 21 Agustus 2025 | 22:40 WIB
ilustrasi guru mengajar di kelas
ilustrasi guru mengajar di kelas

Radarjombang.id – Pemerintah menyiapkan anggaran besar untuk mendukung kesejahteraan tenaga pendidik di Indonesia.

Dalam RAPBN 2026, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa dana sebesar Rp 178,7 triliun dialokasikan khusus untuk gaji, tunjangan, serta peningkatan kompetensi guru dan dosen.

“Guru dan dosen adalah ujung tombak pendidikan.

Karena itu, pemerintah menyiapkan Rp 178,7 triliun agar kesejahteraan mereka meningkat dan kualitasnya terus berkembang,” kata Prabowo saat sidang tahunan pembacaan nota keuangan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Anggaran Pendidikan Rekor Tertinggi

Secara keseluruhan, anggaran pendidikan tahun 2026 mencapai Rp 757,8 triliun, naik 4,63 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 724,3 triliun.

Jumlah ini diklaim sebagai alokasi terbesar sepanjang sejarah Indonesia.

Pemerintah juga menyiapkan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 21,1 juta siswa, KIP Kuliah bagi 1,2 juta mahasiswa, serta Rp 150,1 triliun untuk peningkatan sarana sekolah dan kampus.

Selain itu, pemerintah berencana memperkuat pendidikan vokasi, menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri, serta mengembangkan Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda.
Baca Juga: Simak Pidato Presiden Prabowo, DPRD Jombang Gelar Paripurna Peringatan HUT RI ke-80

Kritik P2G untuk Program MBG

Namun, kebijakan ini menuai sorotan dari Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G). Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim, menilai porsi anggaran masih belum tepat sasaran.

“Memang ada kenaikan anggaran, tetapi lebih dari 44 persen justru terserap untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Padahal banyak kebutuhan mendesak lain, mulai dari perbaikan pendidikan dasar, menengah, hingga PAUD,” jelas Satriwan, Senin (18/8/2025).

Menurutnya, program MBG memang bermanfaat untuk perbaikan gizi anak, namun sebaiknya tidak mengurangi perhatian terhadap aspek fundamental pendidikan._(zan)

Editor : Anggi Fridianto
#prabowo #alokasi anggaran #p2g #dosen #gaji guru #2026 #tunjangan guru