RadarJombang.id - Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, PLN meluncurkan promo spektakuler bertajuk "Energi Kemerdekaan Tambah Daya, Tambah Merdeka".
Pelanggan listrik rumah tangga 1 fasa semua golongan tarif kini bisa tambah daya dengan potongan harga hingga 50% dari tarif normal.
Promo ini berlaku 10–23 Agustus 2025, khusus bagi pelanggan dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA, yang ingin menaikkan kapasitas hingga maksimal 7.700 VA.
Contoh hematnya luar biasa, pelanggan 450 VA yang ingin naik ke 1.300 VA cukup bayar Rp398.225, dari tarif normal Rp796.450.
Naik dari 900 VA ke 2.200 VA Cuma Rp 609.050 dari tarif normal Rp1.218.100
Rincian Harga Promo Tambah Daya PLN 50%
(Harga dalam rupiah)
Dari 450 VA
1.300 VA: → 398.225
2.200 VA: → 819.875
3.500 VA: → 1.477.725
4.400 VA: → 2.084.575
5.500 VA: → 2.446.725
7.700 VA: → 3.512.625
Dari 900 VA
1.300 VA: → 187.400
2.200 VA: → 609.050
3.500 VA: → 1.266.900
4.400 VA: → 1.873.750
5.500 VA: → 2.228.700
7.700 VA: → 3.294.600
Dari 1.300 VA
2.200 VA: → 421.650
3.500 VA: → 1.065.900
4.400 VA: → 1.501.950
5.500 VA: → 2.034.900
7.700 VA: → 3.100.800
Dari 2.200 VA
3.500 VA: → 629.850
4.400 VA: → 1.065.900
5.500 VA: → 1.598.850
7.700 VA: → 2.664.750
Dari 3.500 VA
4.400 VA: → 436.050
5.500 VA: → 969.000
7.700 VA: → 2.034.900
Dari 4.400 VA
5.500 VA: → 532.950
7.700 VA: → 1.598.850
Dari 5.500 VA
7.700 VA: → 1.065.900
Syarat dan Ketentuan:
1. Terdaftar sebagai pelanggan PLN sebelum 1 Agustus 2024.
2. Tidak ada tunggakan listrik.
3. Minimal 1 kali pembelian token/pembayaran tagihan di aplikasi PLN Mobile untuk dapat e-voucher diskon.
4. Berlaku 1 kali per ID pelanggan selama periode promo.
5. Tidak berlaku untuk migrasi ke 3 fasa atau penyambungan sementara.
PLN menegaskan bahwa promo ini hanya bisa diakses lewat PLN Mobile, sehingga pelanggan wajib melakukan transaksi di aplikasi tersebut untuk mendapatkan voucher diskon.
Dengan potongan harga ini, masyarakat bisa menikmati listrik lebih besar dengan biaya yang jauh lebih ringan, pas untuk kebutuhan rumah tangga modern yang makin banyak menggunakan perangkat listrik. (riz)
Editor : Anggi Fridianto