Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Bertemu Mentan, Bupati Warsubi Bahas Upaya Tingkatkan Ketahanan Pangan di Jombang

Anggi Fridianto • Kamis, 26 Juni 2025 | 14:17 WIB
AUDIENSI: Bupati Jombang Warsubi bertemu Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, serta Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, Selasa (25/6).
AUDIENSI: Bupati Jombang Warsubi bertemu Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, serta Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, Selasa (25/6).

Radarjombang.id - Bupati Jombang Warsubi getol meningkatkan program ketahanan pangan. Salah satunya, melakukan audiensi dengan Kementerian Pertanian, Selasa (25/6).

Bupati melaporkan capaian dan program strategis pertanian di Kabupaten Jombang.

Bupati Warsubi diterima secara langsung Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Bupati didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang Muchammad Rony.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Warsubi melaporkan capaian dan program strategis pertanian di Kabupaten Jombang.

Ia mengatakan, target luas tambah tanam (LTT) tahun ini mencapai 81.251 hektare. Hingga saat ini, Jombang telah berhasil merealisasikan 68 persen dari target tersebut atau setara 55.452 hektare lahan yang sudah ditanami.

Bupati Warsubi didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang Muchammad Rony foto bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.
Bupati Warsubi didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang Muchammad Rony foto bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

”Alhamdulillah, capaian tanam kita sudah 68 persen dari target 81.251 hektare. Kami optimis, ke depan insya Allah bisa dilaksanakan semuanya secara maksimal,” ujar dia.

Selain itu, bupati juga menyebut pelaksanaan optimalisasi lahan (Oplah) sudah terealisasi di atas 3.311 hektare.

 

Berbagai upaya meningkatkan ketahanan pangan juga dilakukan dengan melibatkan generasi muda.

Pemkab jombang menyiapkan program pertanian khusus untuk generasi milenial dan Gen Z, yang akan difokuskan di 16 titik kawasan pertanian strategis.

”Untuk anak-anak milenial dan Gen Z, kami punya program di bidang ketahanan. Saat ini ada 16 titik, masing-masing titik mencakup 150 hektare. Ini semua dimaksudkan untuk memperkuat ketahanan pangan, swasembada pangan, dan kedaulatan pangan Indonesia,” jelas dia.

Saat ini, Kabupaten Jombang masuk dalam 10 besar daerah lumbung pangan Jatim. Bahkan, sekitar 60 persen atau setara 30 ribu ton gabah dari total produksi berhasil diserap Bulog.

”Alhamdulillah, Jombang saat ini merupakan lumbung pangan terbesar nomor sembilan di Jawa Timur.

Penyerapan gabah kita oleh Bulog mencapai 60 persen atau sekitar 30 ribu ton, dan ini menjadikan Jombang sebagai kabupaten tertinggi dalam hal serapan gabah di Jawa Timur,” papar Warsubi.

Orang nomor satu di Pemkab Jombang berharap, ke depan sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian bisa semakin kuat demi mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

”Harapan kami, Jombang bisa terus bersinergi dengan Kementerian Pertanian untuk menyerap berbagai bantuan dan program strategis demi ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia,” pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#Warsubi #Bupati Jombang #Mentan #andi amran sulaiman #bertemu