Radarjombang.id - Sebanyak tiga dari total jemaah 1.038 jemaah haji asal Kabupaten dinyatakan gagal berangkat ke tanah suci jelang hari H keberangkatan.
Faktornya, karena visa belum keluar hingga sakit.
Kepala Kemenag Jombang Muhajir menyampaikan, total jemaah haji asal Jombang tahun 2025 ini ada 1.038.
”Jumlahnya ada 1.038. Namun hingga kini ada tiga yang belum berangkat,’’ ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (15/5).
Ia menyampaikan, tiga orang itu masing-masing dua jemaah yang terhambat karena visa belum keluar.
Informasi yang diterima, dua jemaah tersebut awalnya menyatakan tunda keberangkatan.
Namun, mendekati keberangkatan mengajukan berangkat.
Sehingga proses pengurusan visi belum selesai.
”Sebagai solusi, nanti akan kita upayakan untuk bergabung dengan kloter lain yang satu syarikan, Insya Allah kloter 50. Ini kita komunikasi terus,’’ jelas dia.
Selain itu, ada satu jemaah atas nama Sururin kloter 19 yang telah berangkat beberapa waktu lalu. Jemaah tersebut dinyatakan tak layak terbang saat pemeriksaan kesehatan.
”Hasil periksa awal di nyatakan negatif TBC. Namun setelah diberangkatkan ternyata mengalami keluhan sesak pada pernafasannya. Sehingga sekarang di rawat di RS Haji Surabaya,’’ jelas dia.
Selain itu, sebanyak 1.035 jemaah telah berangkat ke tanah suci.
Jemaah terakhir yang tergabung dalam kloter 48 telah diberangkatkan Bupati Jombang Warsubi bersama jajaran terkait di Pendopo Kabupaten Jombang.
”Alhamdulillah total ada 180 jemaah haji dari kloter 48 yang berangkat pagi ini,’’ pungkasnya.
Terpisah, Bupati Jombang Warsubi berpesan kepada jemaah haji untuk menjaga niat ibadah, menjaga kesehatan, serta menaati seluruh arahan petugas haji selama di Tanah Suci.
Ia pun menitipkan pesan agar para jemaah senantiasa menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia.
”Saya titip doa, doakan Jombang agar tetap aman, sejahtera, religius, dan penuh keberkahan. Doakan juga bangsa Indonesia agar dipimpin oleh orang-orang yang amanah, rakyatnya rukun, dan kehidupannya damai,” pungkasnya. (ang)
Editor : Anggi Fridianto