Radarjombang.id - Proyek pelebaran jalan provinsi Jombang-Ploso mulai berjalan.
Sepanjang 1,4 kilometer jalan bakal dilebarkan 3 meter. Dimulai dari jembatan Sungai Ngotok Ring Kanal di Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang ke selatan hingga depan Pasar Ngrawan Tembelang.
Pengerjaan dilaksanakan PU Bina Marga Jatim ini ditargetkan akhir Desember tahun ini harus sudah selesai.
Pantauan di lokasi, Jumat (9/5) siang, sejumlah pekerja terlihat mulai memulai pengerjaan.
Sejumlah pohon peneduh jalan di sisi timur yang terdampak proyek terlihat sudah ditebang.
Selain itu, sejumlah bangunan yang memakan ruas milik jalan (Rumija) juga dikepras.
Terlihat sejumlah papan proyek juga telah pasang termasuk tali pembatas jalan.
Di sejumlah titik bahu jalan juga sudah dikeruk. Di awal pengerjaan fokus pembangunan tembok penahan jalan.
Salah satu warga mengatakan, pengerjaan sudah mulai berjalan sejak awal Mei lalu. ”Pengerjaan sudah dimulai awal bulan, beberapa titiknya sudah dikeruk dan dipasang tali pengaman,” terang Prasetyo, warga Desa Pesantren.
Warga menyembut baik proyek, sebab selama ini jalur tersebut kerap jadi langganan macet.
”Memang kemarin disampaikan mau ada perlebaran, karena setelah ada jalan tol kan sering macet di sini,” imbuhnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Jombang Budi Winarno melalui Kabid Lalu Lintas, Kartika membenarkan sudah mulainya pekerjaan pelebaran jalan itu.
”Sudah dimulai, pelaksananya adalah PU Bina Marga Provinsi Jatim selaku pemilik wewenang jalan. Tahap awal pembuatan tembok penahan jalan,” terang Johan.
Dikatakan, sebelumnya sudah ada sosialiasi terkait pelaksanaan proyek.
Salah satu yang dibahas terkait sejumlah sarana prasarana jalan bakal terdampak proyek, mulai dari fasilitas penerangan jalan umum (PJU) hingga pohon-pohon peneduh jalan, termasuk bangunan warga yang memakan jalan.
”Kalau milik warga ada toko yang memakan badan jalan, juga jembatan. Selain itu nanti tiang-tiang PJU juga dipindah lokasinya sebelum dicor,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan UPT PJJ Wilayah II di Jombang Dinas PU Bina Marga Jatim Ariek Tri Soegihariningtyas belum bisa memberikan keterangan.
Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon ke nomor selulernya belum dijawab, termasuk pesan singkat yang dikirim ke nomor handphone-nya belum dibalas.
Data yang dihimpun dari laman https://lpse.jatimprov.go.id, Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,8 miliar untuk pembangunan proyek dengan nama paket Pelebaran Jalan Ruas Ploso - Bts.Kota Jombang.
Pemilihan penyedia jasa melalui E-purchasing, dengan masa pekerjaan selama 180 hari dan berakhir pada 31 Desember 2025. (riz/naz)
Editor : Anggi Fridianto