Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Catat! Ini Prediksi Puncak Mudik Balik dan Kepadatan Kemacetan di Jalur Tol Jombang

Achmad RW • Rabu, 26 Maret 2025 | 12:13 WIB

 

Ilustrasi arus lalu lintas di Tol Jombang Mojokerto
Ilustrasi arus lalu lintas di Tol Jombang Mojokerto

RadarJombang.id – Arus mudik Lebaran mulai terlihat di Tol Jombang-Mojokerto (Jomo).

Diperkirakan 1,2 juta kendaraan akan melintas di Tol Jomo selama periode mudik-balik lebaran tahun 2025.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 29 Maret 2025. Sementara puncak arus balik terjadi pada 3 April 2025, dengan estimasi 92 ribu kendaraan.

Kepala Departemen Operasi Astra Tol Jomo Zanuar Firmanto mengatakan, bahwa sejak H-10 Lebaran atau sejak pada 21 Maret 2025, terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang melintas di Tol Jomo.

”Sejak 21 Maret, total kendaraan yang melintas di Tol Jomo sudah mencapai 125 ribu kendaraan, meningkat 14,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Menurut Zanuar, puncak arus mudik diprediksi bakal terjadi pada 29 Maret atau H-3 Lebaran.

”Puncak arus mudik kita prediksi terjadi pada Sabtu (29/3) Maret, dengan estimasi 55 ribu kendaraan akan melintas di To Jomo,” terangnya.

Sementara, puncak arus balik diprediksi bakal terjadi pada H+3 Lebaran  atau Kamis (3/4).

”Puncak arus balik kita prediksi pada H+3 Lebaran, dengan estimasi sebanyak 93 ribu kendaraan,” tandasnya.

Menurutnya, tidak hanya arus mudik-balik Lebaran, peningkatan volume kendaraan juga dari kegiatan masyarakat yang melakukan silaturrahmi.

”Yang kita rasakan ini adalah arus silaturahmi nantinya, karenanya kecenderungan kepadatannya berlangsung pada hari H Lebaran hingga H+3 Lebaran,” imbuh Zanuar.

Untuk mengantisipasi tingginya volume kendaraan, Astra Tol Jomo bekerja sama dengan Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jatim III untuk melakukan rekayasa lalu lintas.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan tambahan 10 mobile reader serta penambahan sejumlah petugas jaga dan tenaga kebersihan di rest area.

”Kami juga menyiapkan dua SPBU Modular di dua rest area yang kami miliki, yakni 2 dispenser di Teras Dipa Jalur B serta 3 dispenser di Teras Melati jalur A, ada juga beberapa SPKL untuk mobil listrik di 4 rest area tersebut,” rincinya.

Sedangkan untuk menghindari kepadatan yang mungkin terjadi di rest area, Zanuar mengimbau untuk selalu mempersiapkan diri dengan mengisi bahan bakar dan uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.

”Bila terjadi kepadatan di rest area, kami menyarankan agar pengguna jalan dapat memanfaatkan fasilitas istirahat di jalan arteri sebelum kemudian kembali ke jalan tol untuk meneruskan perjalanan,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit PJR Polda Jatim III Warugunung AKP Sudirman mengatakan, sejumlah rekayasa lalu lintas sudah disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan tersebut. Misalnya dengan pengendalian pintu gerbang tol.

”Salah satu yang jadi fokus, yakni di Bandarkedungmulyo, kalau nanti ada kepadatan di sana, pintu keluar akan ditambah, kalau masih menumpuk, gerbang tol akan ditutup, sehingga pengendara bisa keluar lewat GT Jombang atau nganjuk,” ungkapnya.

Selain itu, koordinasi dengan Polres Jombang juga akan dilakukan untuk penguraian kepadatan kendaraan di sejumlah lokasi gerbang tol yang ada.

”Setiap gerbang tol juga telah ada pospam, sehingga kalau ada kepadatan di tol, kami akan berkoordinasi juga,” pungkasnya. (riz/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#Mudik #Balik #Jombang #Lebaran #Tol