RadarJombang.id – Sejumlah tanaman padi di Kabupaten Jombang terserang hama.
Dinas Pertanian (Disperta) Jombang mencatat, seluas 87,73 hektare sawah terserang hama baik tikus, wereng batang coklat (WBC) maupun hama kresek.
Kepala Disperta Jombang M Rony mengatakan, tahun ini memang masih ada serangan hama.
Hanya saja, memang jauh lebih berkurang dibanding tahun-tahun sebelumnya.
”Serangan hama sudah tidak semasif tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya saat dikonfirmasi kemarin.
Misalnya, serangan hama hama kresek di wilayah Kecamatan Ngusikan sekitar 1 hektare, serangan hama WBC seluas 0,14 hektare. Di Kecamatan Tembelang hama kresek 3 hektare.
Di Kecamatan Jombang ada serangan hama WBC seluas 1 hektare, dan hama kresek 0,7 hektare.
”Kecamatan Jogoroto itu juga ada serangan hama kresek seluas 1,42 hektare,” ungkapnya.
Sedangkan di Kecamatan Peterongan ada serangan hama tikus seluas 0,5 hektare dan hama kresek 1 hektare.
Di Kecamatan Sumobito serangan hama tikus mencapai 5,4 hektare. Kecamatan Bandarkedungmulyo serangan hama kresek 0,28 hektare, Mojowarno juga serangan hama kresek seluas 3 hektare.
”Di Kecamatan Mojoagung serangan hama kresek yang cukup luas mencapai 16 hektare,” paparnya.
Di Kecamatan Bareng ada serangan hama tikus seluas 7,2 hektare, di Kecamatan Gudo serangan hama WBC 1,55 hektare dan serangan hama kresek 5 hektare.
Kecamatan Kabuh serangan hama kresek mencapai 1 hektare, di Kecamatan Ploso serangan WBC seluas 1 hektare hama kresek 0,5 hektare, Kecamatan Kesamben hama kresek seluas 6 hektare, di Kecamatan Ngoro serangan hama WBC seluas 8,2 hektare dan hama kresek 6,8 hektare, Kecamatan Perak serangan hama WBC 1,26 hektare dan hama kresek 1 hektare.
Terakhir Kecamatan Diwek serangan hama WBC 0,28 hektare dan serangan kresek 14,5 hektare.
”Hampir seluruh kecamatan terserang hama,” katanya.
Dikatakannya, disperta juga sudah melakukan bebebrapa upaya untuk menekan serangan hama salah satunya dengan, membentuk lembaga regu pengendali hama di tingkat desa, melatih regu pengendali hama agar punya ilmu terkait pengendalian hama.
Mendampingi regu pengendalian hama serta mengoptimalkan peran desa dalam membentuk dan membina RPH.
”Terbukti tahun ini serangan hama berkurang,” pungkas Rony. (yan/naz/riz)
Editor : Achmad RW