RadarJombang.id - Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji berharap, usulan desa di masing-masing kecamatan tertampung.
Sehingga usulan itu bisa dibahas dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) kabupaten.
’’Saya berharap usulan dari desa bisa diakomodir,’’ ucapnya.
Dia juga menyampaikan sudah komunikasi dengan masing-masing dapil. Perencanaan pembangunan terdapat tiga jalur.
Pertama, jalur birokrasi yang direncanakan organisasi perangkat daerah (OPD).
Kedua, jalur perencanaan pembangunan melalui politik.
Ketiga, jalur perencanaan pembangunan partisipatif.
’’Ini yang sedang kita lakukan, berawal musyawarah dari tingkat dusun, lalu desa dan mengerucut beberapa usulan dibawa ke kecamatan,’’ imbuhnya.
Di kecamatan akan digodok lagi. Sehingga menelurkan rencana pembangunan masing-masing kecamatan.
’’Ini akan dibawa ke Musrenbang kabupaten,” ujar Hadi.
Setelah masuk Musrenbang kabupaten dan disetujui, maka akan menjadi program pembangunan Jombang 2026.
Melalui forum itu diharapkan mencetuskan program prioritas.
’’Dengan kearifan kita semua harus memilih usulan-usulan prioritas, karena tidak semua usulan masyarakat tertampung,” terangnya. (fid/jif)
Editor : Achmad RW