RadarJombang.id – Dana DBHCHT di Jombang digunakan juga untuk pengembangan dan bantuan kepada petani.
Salah satu yang mendapat bantuan itu, adalah poktan Bangkalan dan poktan Jegreg, Kecamatan Kudu Jombang. Poktan ini, mendapat bantuan alsintan berupa cultivator.
Sekdakab Jombang Agus Purnomo menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2024 dari Pemerintah kabupaten Jombang melalui Dinas Pertanian.
Bantuan yang di berikan sendiri berupa mesin cultivator yang diberikan masing-masing kelompok satu buah.
Bantuan itu, juga disebut Agus sebagai bukti perhatian pemerintah dan upaya mengembalikan apa yang diberikan masyarakat dari hasil cukai tembakau.
“Diharapkan alsintan ini dapat mempermudah pengolahan tanah, juga dapat menaikkan hasil panen yang lebih baik. Kedepannya permintaan para petani untuk bantuan alat pertanian harsnya bisa terus di tambah,” pungkas dia.
Sementara ketua Poktan Bangkalan Nur Muhamad, mengucapkan terimakasihnya atas bantuan yang diterimanya itu.
“Alhamdulillah, bantuan sangat bermanfaat bagi para petani tembakau,” ucapnya.
Disampaikannya bantuan cultivator ini selain cukup bermanfaat fungsinya bisa mempercepat pengolahan tanah dan gundukan dalam membuat persemian.
” Kedepannya kami mohon agar bantuan cultivator ini dapat di tambah lagi sesuai dengan luas areal dan kami mewakili petani tembakau mengucapkan terimakasih atas bantuan tersebut kepada Pemerintah kabupaten Jombang,“ pungkasnya.
Sebelumnya, Dinas Pertanian Jombang menyebut dari DBHCHT di APBD tahun 2024 telah mengalokasikan sarana dan prasarana penunjang budidaya tanaman tembakau.
Baca Juga: Berkat DBHCHT, Puskesmas di Jombang Tahun Ini Tuntas Dibangun dan Makin Baik
Di antaranya, motor angkut roda tiga sebanyak 10 unit, pompa air diesel 4 inch sebanyak 10 unit. Traktor rotary sebanyak delapan unit dan tractor roda dua 9 unit.
Ada pula pupuk NPK tembakau sebanyak 290.000 kg dan pupuk KNO3 tembakau 29.000 kg.
’’Ada juga bantuan mesin alat rajang sebanyak 11 unit, cultivator 11 unit dan pembangunan jalan usaha tani serta irigasi di 7 lokasi,’’ terang M Rony, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang.
Dengan adanya bantuan ini, tentunya produktifitas tembakau di Kabupaten Jombang bisa lebih meningkat lagi.
’’Para petani juga bisa meningkatkan kualitas tembakau rajangnya. Karena memiliki alat yang memadai,’’ bebernya. (riz)
Editor : Achmad RW